Kadin Papua Barat Reorganisasi, 7 Daerah Akan Diisi Karteker

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kadin Papua Barat bakal melakukan reorganisasi besar-besaran dengan menurunkan karteker baru di tujuh kabupaten. Reorganisasi ini menyasar Manokwari, Fakfak, Kaimana, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Manokwari Selatan (Mansel), dan Pegunungan Arfak (Pegaf).

Ketua Kadin Papua Barat, Suryati, menyebut langkah ini diambil setelah melalui rapat pengurus yang memutuskan pembentukan tim khusus untuk menunjuk karteker di tujuh daerah tersebut.

Baca juga:  Kadin Papua Barat Serahkan Hewan Kurban Ketum Anindya Bakrie ke Pesantren di Manokwari

“Hasil rapat telah dibentuk tim yang akan menunjuk karteker di tujuh daerah,” ujar Suryati dalam keterangannya, Selasa (29/7/2025).

Penunjukan karteker ini bertujuan menyegarkan organisasi sekaligus menggerakkan roda Kadin di tingkat kabupaten. Suryati mengatakan masa bakti karteker sebelumnya seharusnya hanya enam bulan, tetapi kini sudah melebihi batas waktu itu.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Larang Pimpinan OPD Bepergian Jelang Musrenbang Otsus

“Mengingatkan karteker di tujuh kabupaten sudah memasuki akhir masa bakti seharusnya enam bulan. Namun, ini sudah lebih dari enam bulan sehingga perlu dilakukan reorganisasi di daerah,” katanya.

Suryati menjelaskan bahwa karteker baru akan berasal dari anggota dan pengurus aktif Kadin Papua Barat. Saat ini nama-nama yang diusulkan masih dalam proses perumusan oleh tim khusus.

Baca juga:  Pakai Maskermu.!!! Satgas Aman Nusa Mulai Gencar Disiplinkan Warga

Selain membahas penunjukan karteker, rapat pengurus juga menyepakati agenda pelantikan pengurus Kadin Papua Barat yang akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Kadin, Anindya Bakrie.

“Kita masih menunggu waktu yang tepat mengingat Ketum Kadin masih berada di luar negeri,” ucapnya. (*/red)

 

 

Latest articles

‎BMKG Jelaskan Air Hujan Pertama Bisa Kotor, Bukan Akibat Modifikasi Cuaca

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan air hujan pertama yang turun saat atmosfer dipenuhi asap karhutla dapat terlihat kotor karena...

More like this

‎BMKG Jelaskan Air Hujan Pertama Bisa Kotor, Bukan Akibat Modifikasi Cuaca

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan air hujan pertama yang...

‎BMKG: 11–13 Oktober Jadi Momentum Pas Modifikasi Cuaca di Papua Barat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Papua Barat menyebut 11–13 Oktober...

‎Karhutla-Asap Makin Ganggu Papua Barat, Pemprov Dorong Status Darurat-Modifikasi Cuaca

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kepungan asap mulai mengganggu aktivitas...