LP3KD Fakfak Matangkan Persiapan Pesparani IV Papua Barat, Konsultasi ke Provinsi

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Fakfak melakukan konsultasi dengan LP3KD tingkat provinsi demi mematangkan persiapan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) IV Papua Barat. Langkah ini diambil guna memastikan kesiapan kontingen meskipun petunjuk teknis (juknis) resmi terkait perlombaan di Teluk Bintuni belum diterbitkan.

“Kami sudah melaksanakan audisi dan hasilnya sudah ada, tetapi belum bisa diumumkan karena juknis lomba Pesparani IV Papua Barat belum diterbitkan,” ujar Sekretaris LP3KD Fakfak, Dominisius Nandus, di Manokwari, Senin (12/1/2026).

Dominisius menjelaskan audisi peserta di tingkat kabupaten sebenarnya telah tuntas dilakukan. Namun, pengumuman pemenang masih tertahan karena pihak penyelenggara membutuhkan acuan resmi untuk menentukan kategori lomba.

“Juknis ini penting agar persiapan lebih terarah dan tidak berubah-ubah. Tanpa juknis, daerah sulit memaksimalkan waktu latihan,” katanya.

LP3KD Fakfak menilai keterlambatan juknis ini menjadi tantangan bagi tim untuk menyusun jadwal latihan yang efektif. Pihaknya sengaja datang langsung ke Manokwari agar persiapan ke depan tidak sekadar menunggu tanpa kepastian.

“Kami datang langsung untuk memastikan informasi ini secara jelas, agar persiapan kami ke depan bisa lebih matang dan tidak sekadar menunggu,” ucap Nandus.

Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa juknis lomba masih harus menunggu hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Februari mendatang. Meski demikian, pembinaan iman umat tetap menjadi fokus utama dalam perekrutan talenta-talenta baru di Fakfak.

“Kami ingin melibatkan sebanyak mungkin umat. Dalam audisi, kami mencari talenta-talenta baru. Peserta yang sudah pernah ikut Pesparani Nasional tetap dipertimbangkan, tetapi tidak menjadi prioritas utama,” ungkapnya.

Langkah proaktif LP3KD Fakfak ini pun mendapat apresiasi dari Sekretaris LP3KD Papua Barat, Hugo Rizal. Dia menilai komunikasi intensif antarwilayah sangat diperlukan demi kesuksesan agenda yang akan digelar pada Mei mendatang.

“Kami mengapresiasi LP3KD Fakfak yang datang langsung untuk berkoordinasi. Ini menunjukkan organisasi berjalan dengan baik. Kami berharap kabupaten lain di Papua Barat juga melakukan hal yang sama agar persiapan Pesparani IV Papua Barat lebih maksimal,” tutur Hugo.

Pesparani IV Papua Barat sendiri dijadwalkan berlangsung pada 29 Mei hingga 4 Juni 2026 di Teluk Bintuni. Saat ini, seluruh daerah sedang bersiap sambil menunggu hasil keputusan nasional terkait regulasi kompetisi. (LP14/red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10 Persen

MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi...

Survei Kerukunan Bintuni, Wabup Joko Minta Data Disampaikan Objektif

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Wabup Teluk Bintuni Joko Lingara membuka Rapat...

Lewat Duta Muda EduTour, BPJS Kesehatan Perkuat Literasi JKN di Kalangan Pelajar

MANOKWARI, LinkPapua.id – BPJS Kesehatan Cabang Manokwari memperkuat literasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...