Makan Bergizi Gratis Tetap Disalurkan Saat Ramadan, Sekolah Non-muslim Tak Berubah

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama Ramadan 1447 H/2026 M bagi seluruh penerima manfaat. Meski ada penyesuaian skema untuk umat muslim, penyaluran di sekolah mayoritas non-muslim dipastikan tidak mengalami perubahan jadwal.

“Kami tadi sudah memutuskan, pelaksanaan MBG pada bulan Ramadan tetap berjalan, karena anak sekolah masuk, diberikan makanannya yang kering, untuk yang muslim, yang berpuasa, dikasih makanan yang kering,” kata Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).

Baca juga:  Prof Azyumardi Azra Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Dewan Pers 2022-2025

Zulhas menjelaskan perubahan mekanisme hanya dilakukan untuk menghormati siswa yang sedang menjalankan ibadah puasa. Pemerintah tetap menjamin asupan nutrisi anak sekolah meski waktu pemberiannya disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan pergeseran waktu distribusi ke sore hari ini khusus menyasar para santri di pondok pesantren agar makanan tetap segar saat berbuka. Sementara itu, sekolah umum di daerah mayoritas Islam akan membagikan paket MBG pada siang hari untuk dibawa pulang ke rumah.

Baca juga:  PON Digelar di Tahun Politik, Menpora: Jadi Hiburan Rakyat

“Untuk SPPG yang ada di pesantren, karena penerima manfaatnya lokal, nanti pelayanannya geser ke sore hari dengan makanan normal,” terangnya.

“Untuk anak sekolah, di daerah yang mayoritas puasa, itu akan dibagikan di siang hari pada saat anak sekolah untuk dibawa pulang, untuk menjadi menu pada saat buka,” lanjutnya.

Menu yang dibawa pulang tersebut didesain khusus agar tahan lama dan tidak mudah basi atau rusak. Jenis makanannya pun berbeda dengan menu siap santap yang biasanya diberikan pada hari-hari biasa di luar bulan puasa.

Baca juga:  Tingkatkan Good Governance di Papua, KSP Harap Warga Dukung Proses Hukum Lukas Enembe

“Contoh untuk puasa nih, kurma, telur rebus atau telur asin atau telur pindang, buah, susu, abon,” beber Dadan memberikan rincian menu.

Pemerintah menegaskan stabilitas program tetap terjaga di wilayah yang penduduknya tidak berpuasa. Pelaksanaan MBG bagi ibu hamil dan balita juga tetap mengikuti jadwal normal tanpa ada pergeseran waktu distribusi. (LP14/red)

Latest articles

Pemprov Papua Barat Akui Tantangan Remaja Makin Kompleks, Pembinaan Diminta Tak...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mengakui tantangan yang dihadapi remaja semakin kompleks. Pembinaan generasi muda diminta tidak berhenti pada kegiatan seremonial,...

More like this

‎BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan

BOGOR, LinkPapua.id – BPJS Kesehatan memperluas kerja sama dengan perusahaan Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT)...

Mahkamah Konsitusi Tak Terima Gugatan Ijazah Wapres Gibran

JAKARTA, LinkPapua.id – Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menerima gugatan terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming...

MBG Prasmanan di Kelas Sekolah Mulai Diuji Coba, Termasuk di Jayapura

JAKARTA, LinkPapua.id – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menguji coba penyajian program Makan Bergizi...