26.6 C
Manokwari
Kamis, Maret 26, 2026
26.6 C
Manokwari
More

    Malaria hingga HIV/AIDS Jadi Bahasan Serius Raker Evaluasi Puskesmas Se-Teluk Bintuni

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Rapat kerja (raker) evaluasi 2022 puskesmas se-Kabupaten Teluk Bintuni mulai berlangsung di Aula Misi, Distrik Bintuni, Rabu (8/2/2023). Beberapa hal terkait penanganan kesehatan jadi pembahasan serius.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Teluk Bintuni, Franky D. Mobilala, mengungkapkan hal itu di antaranya malaria, stunting, wasting, sanitasi, hingga HIV/AIDS.

    Soal malaria, Franky mengungkapkan rasio kasus malaria di Teluk Bintuni saat ini 4 berbanding 1.000. Dirinya pun mewanti-wanti agar masyarakat jangan pernah menganggap remeh malaria.

    Baca juga:  Lahan untuk Markas Brimob Bintuni Sisa Tunggu Hasil Penilaian Asesor Pusat

    “Orang Bintuni jangan pernah anggap daerah kita telah bebas malaria. Itu juga jadi fokus kita di Dinkes supaya kita bisa cepat eliminasi malaria,” ujarnya.

    Lalu, berkaitan stunting, Franky mengatakan Teluk Bintuni dari sebelumnya prevalensi 26 – 27 persen, pada 2023 ini menjadi urutan terendah di Papua Barat dengan 22 persen. Penurunan terjadi dikarenakan intervensi peningkatan dalam pelayanan kesehatan posyandu dengan perbaikan gizi.

    Baca juga:  Upaya Eliminasi Malaria, Sembilan Distrik di Teluk Bintuni Perlu Perhatian Serius

    Kemudian, lanjut Franky, Dinkes juga tengah masif menekan penyebaran HIV/AIDS. Termasuk akan dilaksanakan pelatihan khusus bagi tenaga kesehatan. Saat ini jumlah kasus HIV/AIDS di Teluk Bintuni mencapai hampir 600 orang.

    Franky pun mengajak seluruh pihak dan elemen masyarakat untuk benar-benar memperhatikan hal-hal yang jadi pemicu penyebaran HIV/AIDS, seperti seks bebas, peredaran miras, dan lainnya.

    Baca juga:  Bupati Teluk Bintuni Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021 ke DPRD

    Sebab, penyebarannya telah mengancam seluruh kalangan, termasuk usia pelajar. Tak hanya di wilayah kota melainkan hingga ke pelosok kampung.

    “Untuk mengatasi persoalan tersebut bukan saja menjadi tanggung jawab orang kesehatan sendiri melainkan semua pihak dan elemen masyarakat,” ucapnya. (LP5/Red)

    Latest articles

    Musda II PWKI Papua Barat, Bupati Manokwari Tekankan Peran Perempuan dalam...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi perempuan menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) II Perkumpulan Wanita Kristen Indonesia...

    More like this

    Wabup Teluk Bintuni Salat Id di Tomu, Open House Bareng Warga

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara merayakan Lebaran Idulfitri...

    Muhammadiyah Manokwari Salat Id Hari Ini, Warga Harap Edukasi soal Hisab

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Ratusan warga Muhammadiyah di Manokwari, Papua Barat, melaksanakan salat Idulfitri 1447...

    Nakes Diserang di Tambrauw: 12 Saksi Diamankan, Ada 2 Kepala Kampung!

    TAMBRAUW, LinkPapua.id - Polisi mengamankan 12 orang saksi terkait kasus penyerangan empat tenaga kesehatan...