MANSEL, LinkPapua.id – Kapolres Manokwari Selatan (Mansel) AKBP Marzel Doni didampingi menghadiri ibadah bersama umat Katolik di Kampung Sindang Jaya, Distrik Oransbari, Kabupaten Mansel, Papua Barat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Minggu Kasih Polres Mansel untuk mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Ibadah Minggu yang berlangsung di Gereja Santo Fransiskus Xaverius, Minggu (1/11/2026) pukul 09.15 WIT, dipimpin Ketua Stasi Emanuel Nuba dengan mengangkat tema Hari Kudus Semua Orang. Kapolres Mansel AKBP Marzel Doni hadir bersama sejumlah pejabat utama Polres Mansel dan Ketua Bhayangkari Cabang Mansel Irene Marzel Doni.

Dalam kegiatan itu, Marzel menjelaskan Minggu Kasih merupakan salah satu program prioritas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat. Program ini juga menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendengar langsung aspirasi, keluhan, dan masukan warga.
“Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membangun kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat. Kami ingin mendengar secara langsung apa yang menjadi harapan dan kebutuhan masyarakat, sehingga Polri dapat memberikan pelayanan yang lebih baik,” kata Marzel.
Marzel turut menyosialisasikan layanan Call Center 110 yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan pengaduan atau meminta bantuan kepolisian. Layanan tersebut bebas pulsa dan tersedia selama 24 jam.
Dia juga mengajak umat Katolik dan masyarakat Distrik Oransbari menjaga kerukunan serta mempererat komunikasi antarwarga. Menurutnya, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Kegiatan Minggu Kasih juga diisi dengan pemberian tanda kasih kepada jemaat sebagai bentuk perhatian Polri. Pemberian tersebut menjadi simbol kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Polres Mansel berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat. Polres Mansel juga menyatakan komitmennya untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (*/red)
