Panitia Pesparawi Nasional Pastikan Peserta Tak Keracunan Makanan: Reaksi Alergi!

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV memastikan gangguan kesehatan yang dialami sejumlah peserta di Manokwari, Papua Barat, bukan disebabkan keracunan makanan. Hasil evaluasi menunjukkan peserta diduga mengalami reaksi alergi atau ketidakcocokan terhadap makanan yang disajikan.

“Kami telah menanganinya. Itu bukan keracunan, tetapi alergi karena mereka tidak terbiasa dengan makanan yang disediakan. Setelah ditangani, semuanya kembali normal dan tidak ada dampak serius,” kata Wakil Ketua III Panitia Pesparawi Nasional XIV Abia Ullu saat ditemui di Kantor LPPD Papua Barat, Rabu (24/6/2026).

Baca juga:  WL Penuhi Panggilan Penyidik Polda Papua Barat Terkait Dugaan Pengancaman dengan Senpi

Abia mengatakan seluruh peserta yang mengalami gangguan kesehatan telah mendapat penanganan. Panitia juga melakukan evaluasi setelah muncul dugaan keracunan makanan di kalangan peserta.

Berdasarkan hasil penelusuran panitia, sebanyak 17 peserta kontingen Kalimantan Barat mengalami gangguan kesehatan berupa mual, gatal-gatal, sakit perut, hingga bibir bengkak setelah mengonsumsi ikan tongkol yang masuk dalam menu konsumsi. Panitia menyebut kondisi tersebut diduga dipicu alergi atau ketidakcocokan terhadap jenis makanan yang dikonsumsi.

Baca juga:  PSDC Papua Barat Bahagia Tampilkan Hasil Latihan 2 Tahun di Pesparawi XIV, Optimistis Raih Hasil Terbaik

Selain itu, panitia menyatakan tidak menemukan indikasi makanan yang terkontaminasi. Seluruh peserta yang sempat mengalami gangguan kesehatan disebut telah kembali normal.

Sekretaris Seksi Konsumsi Pesparawi Nasional XIV Sri Wanenda mengatakan panitia langsung mengganti menu makanan setelah menerima laporan gangguan kesehatan peserta. Langkah itu dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Memang mereka belum pernah makan ikan yang diberikan oleh tim konsumsi. Karena kejadian itu, kami langsung mengganti menu dengan makanan lain,” ujar Sri.

Baca juga:  Kontingen Sumsel Target Emas di 4 Kategori Pesparawi Nasional XIV

Sementara itu, insiden serupa juga dilaporkan terjadi di salah satu lokasi penginapan peserta di kawasan Billy. Panitia kemudian mengevaluasi sistem distribusi konsumsi dan mengganti penyedia makanan yang bertugas di lokasi tersebut.

Penggantian dilakukan dengan melibatkan penyedia lain yang telah lolos verifikasi dan survei kelayakan. Proses pemeriksaan sebelumnya dilakukan oleh tim Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) bersama Tim Penggerak PKK.

“Begitu penyedia diganti, distribusi makanan hingga saat ini berjalan aman,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut sebagai Komisioner KPU Papua Barat periode 2025-2030 ke Polresta Manokwari....

More like this

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...

Gubernur Papua Barat Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan Karhutla dan Antisipasi El Nino 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.1/1344/GPB/2026 tentang...