Pokja Berlian Manokwari Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Cakupan Imunisasi

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id–Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui Dinas Kesehatan menggelar pertemuan koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) Gerakan Bersatu Lengkapi Imunisasi Anak (Berlian) sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan cakupan imunisasi di daerah tersebut. Kegiatan yang digelar Kamis (11/6/2026) tersebut juga melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dan UNICEF.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Alexander Tadare menegaskan bahwa Gerakan Berlian dibentuk untuk memperkuat sinergi berbagai pihak dalam mendukung program imunisasi, karena keberhasilan program tersebut tidak dapat dicapai oleh sektor kesehatan saja.

“Berlian dibentuk untuk penguatan kolaborasi lintas sektor. Program imunisasi tidak bisa berjalan sendiri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama untuk melengkapi imunisasi anak menuju Generasi Emas 2045,” ujarnya dalam pertemuan tersebut.

Ia mengakui cakupan imunisasi di Kabupaten Manokwari masih belum mencapai target yang ditetapkan. Meskipun beberapa jenis imunisasi dasar telah mencapai sasaran, namun secara keseluruhan masih banyak anak yang belum memperoleh imunisasi lengkap.


Menurutnya, hingga triwulan pertama tahun 2026, capaian imunisasi lengkap masih berada di bawah 50 persen. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama melalui dukungan seluruh pemangku kepentingan.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menghasilkan kesepakatan bersama dalam menghadapi berbagai hambatan yang menyebabkan masih banyak anak belum mendapatkan imunisasi lengkap. Kita harus memperkuat upaya ini demi mewujudkan anak Indonesia yang sehat,” katanya.

Sementara itu, Perwakilan UNICEF, dr. Husny Muttaqin, menjelaskan bahwa Gerakan Berlian merupakan gerakan bersama yang diinisiasi di Tanah Papua sebagai respons terhadap rendahnya cakupan imunisasi di sejumlah wilayah.

Ia menilai rendahnya cakupan imunisasi dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit berbahaya yang dapat mengancam kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

“Ketika terjadi kasus penyakit di suatu wilayah, dampaknya bisa meluas ke daerah lain. Karena itu kita harus tetap waspada dan melakukan langkah antisipasi sejak dini,” ujarnya.

Menurut dr. Husny, tujuan Gerakan Berlian adalah menggerakkan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan imunisasi sehingga cakupan imunisasi lengkap dapat terus meningkat.

UNICEF bersama para pemangku kepentingan juga telah melakukan berbagai pendekatan, termasuk menggelar pertemuan khusus dengan tokoh adat dan tokoh agama guna memperkuat dukungan masyarakat terhadap program imunisasi.

“Untuk menyukseskan imunisasi, yang dibutuhkan adalah keterlibatan semua pihak. Karena itu kami terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat,” tandasnya.(LP3/Red)

Latest articles

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

0
MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa penyidik Ditreskrimum Polda Papua Barat telah melaksanakan gelar perkara terkait...

More like this

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...

PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai Aktif Beri Masukan Draf Amandemen Tata Gereja 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id-Ketua PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai, pdt Lenny M. M. Key Matatula, S.Th didampingi...

Jalan Kampung Ambon-Sarina Mulai Dibangun, Pemkab Manokwari Kejar Pemerataan Infrastruktur

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan...