MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah provinsi untuk menjaga kedisiplinan melalui kerapian penampilan. Menurutnya, hal itu bagian dari etika pelayanan publik dan profesionalisme birokrasi dalam menjalankan tugas kedinasan.
“Kalau yang masih muda gaya rambutnya dirapikan. Yang rambutnya sudah botak juga harus dirapikan sesuai bentuk kepala,” ujar Ali Baham saat apel di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (18/5/2026).
Ali Baham meminta para pegawai memperhatikan detail fisik secara menyeluruh mulai dari ujung kepala hingga kaki. Instruksi ini mencakup penataan rambut, kerapian kumis, hingga pemilihan sepatu yang sesuai dengan standar pakaian dinas harian.
“Perhatikan rambut bagian belakang, kerak leher, kancing baju hingga sepatu,” tegasnya.
Selain itu, dia memberikan instruksi khusus bagi ASN golongan muda agar selalu memasukkan baju ke dalam celana saat bertugas. Penampilan tersebut dinilai mampu meningkatkan wibawa pegawai serta memberikan kesan gagah di hadapan masyarakat.
“Yang muda-muda itu bajunya buang dalam biar gagah, sedangkan kita yang sudah tua-tua ini karena lebih bagusnya baju keluar dengan bentuk perut yang besar,” katanya.
Pengawasan terhadap atribut pakaian kerja juga diperketat untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan hari kerja yang berlaku. Kerapian berpakaian dipandang sebagai cerminan integritas individu dalam menjaga muruah instansi pemerintah. (LP14/red)
