MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada Kamis (25/3/2026).
Pembangunan tersebut meliputi ruang kelas baru, ruang administrasi, laboratorium MIPA, ruang UKS, serta tiga unit toilet guna menunjang kenyamanan dan keamanan proses belajar mengajar.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan merupakan bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Kesejahteraan itu tidak hanya soal makan, minum, dan tempat tinggal, tetapi juga pendidikan, kesehatan, dan kemampuan ekonomi masyarakat,” ujar Hermus.
Ia menambahkan, revitalisasi sekolah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk di wilayah kampung.
Menurutnya, pembangunan pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia dan masa depan daerah.
“Kita mungkin tidak selamanya menjabat, tetapi pembangunan yang kita lakukan hari ini akan diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.
Hermus juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam memastikan anak-anak tetap bersekolah dan tidak terlibat dalam aktivitas lain yang dapat mengganggu pendidikan.
Ia meminta masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas sekolah yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, guru, orang tua, dan komite sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Ia menegaskan, pembangunan ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah, pihak sekolah, tenaga pendidik, orang tua, serta masyarakat setempat.
“Ini adalah bukti bahwa kita memiliki satu tekad yang sama, yakni mencerdaskan anak-anak Papua Barat untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran fasilitas baru ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan sarana pendidikan yang layak, sekaligus memastikan bahwa keterbatasan geografis tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih cita-cita.
Bupati mengajak para siswa untuk memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun dengan baik sebagai tempat belajar, berkarya, dan mengukir prestasi.
Untuk para guru dan tenaga kependidikan, ia berpesan agar terus memberikan bimbingan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan kasih sayang dalam mendidik generasi penerus.(LP3/Red)
