20 Titik Panas-5 Titik Api Karhutla Teridentifikasi di Papua Barat, Pemadaman Andalkan Operasi Udara

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sebanyak 20 titik panas dan 5 titik api teridentifikasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua Barat. BNPB kini mengandalkan operasi udara untuk memadamkan kebakaran yang masih menyisakan titik asap di sejumlah lokasi.

“Hotspot atau titik panas yang ditemukan sebanyak 20 titik, sementara titik api sebanyak 5 titik. Jarak pandang berada di sekitar 7 sampai 10 kilometer,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan saat konferensi pers bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) di Gedung BNPB dikutip LinkPapua.id, Rabu (2/9/2026).

Berton mengatakan kondisi karhutla secara umum mulai terkendali per 30 Agustus 2026. Namun, petugas masih menemukan titik-titik asap di sejumlah lokasi.

Baca juga:  Kepala BNPB dan Menko PMK Berangkat ke Papua Tengah Bantu Korban Kekeringan

BNPB mengerahkan operasi udara untuk menangani karhutla di Papua Barat. Operasi tersebut mendapat dukungan sektor swasta melalui pengerahan dua helikopter dari PT Berau.

“Upaya yang dilakukan adalah water bombing dengan bantuan dua helikopter dari PT Berau. Kami sangat menyambut baik pihak swasta yang ikut ambil andil dalam mendukung penanganan karhutla ini,” kata Berton.

Selain itu, satu helikopter BNPB telah melakukan penyebaran air sebanyak 662.000 liter. BNPB menggunakan water bombing untuk menjangkau titik kebakaran dari udara.

Berton mengatakan operasi pemadaman di Papua Barat lebih menitikberatkan pada serangan udara dibandingkan operasi darat. Operasi darat dihentikan sementara karena kondisi geografis dan vegetasi Papua menyulitkan penanganan di lapangan.

Baca juga:  62 Persen Karhutla di APL, Pemprov Papua Barat Bentuk Satgas Lintas Sektor

“Tantangan di sana adalah vegetasi yang tinggi dan rapat, yang menyebabkan air water bombing banyak tertahan di tajuk pohon. Selain itu, hanya satu helikopter yang dapat beroperasi dalam waktu bersamaan karena menara Bandara Babo tidak meng-cover area operasi,” bebernya.

Kondisi vegetasi yang tinggi dan rapat membuat air dari water bombing tidak seluruhnya mencapai titik kebakaran. Selain itu, menara Bandara Babo tidak meng-cover area operasi sehingga hanya satu helikopter yang dapat beroperasi dalam waktu bersamaan.

Selain kendala geografis dan teknis, ketersediaan avtur juga menjadi hambatan operasi pemadaman. BNPB tengah menyusun berbagai pendekatan agar pasokan avtur kembali tersedia untuk mendukung operasi.

Berton memastikan operasi dan pemetaan ulang akan dilakukan untuk memantau pergerakan titik api. Pemetaan tersebut menjadi tahap awal untuk menentukan titik api dan titik panas yang perlu ditangani.

Baca juga:  Cuaca Ekstrem, Wakil Gubernur Papua Barat Ingatkan Warga Waspada Karhutla

“Besok akan kembali dilakukan operasi dan pemetaan ulang. Sebagaimana kami sampaikan, langkah awal operasi adalah pemetaan atau pemantauan titik api dan titik panas,” ucapnya.

Berton juga meminta satgas kembali diaktifkan karena potensi kemudahan terbakar masih tinggi. Kondisi tersebut diprediksi berlangsung hingga 5 September 2026, terutama di wilayah Teluk Bintuni dan Fakfak.

“Satgas perlu diaktifkan kembali karena potensi kemudahan terbakar masih sangat tinggi, yang diprediksi akan terjadi mulai hari ini sampai tanggal 5 September nanti, terutama di wilayah Teluk Bintuni dan Fakfak. Pesawat kita juga akan tetap standby,” jelasnya. (*/red)

Latest articles

Mengatasi Defisit Listrik di Manokwari, PLN Siapkan Tambahan Pasokan 10 MW

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Sistem kelistrikan di Kabupaten Manokwari saat ini mengalami defisit daya. Untuk mengatasi kondisi tersebut, PLN menyiapkan pembangkit sewa dengan kapasitas 10 megawatt (MW)...

More like this

BPJS Kesehatan Perkuat Standar Pelayanan Peserta JKN Lewat CX126

SURABAYA, LinkPapua.id – BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui...

TPA Sowi Gunung Terbakar, Gubernur Papua Barat Sebut Ada Tangan Nakal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sowi Gunung, Manokwari, Papua Barat,...

Gubernur Papua Barat Minta Kebut KUA-PPAS dan APBD Perubahan 2026

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)...