26.5 C
Manokwari
Rabu, Maret 25, 2026
26.5 C
Manokwari
More

    Kasus COVID-19 Meningkat, Satgas : Pendisiplinan Masyarakat Harus Lebih Tegas

    Published on

    Manokwari-Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Papua Barat semakin meningkat setelah sejumlah aktivitas publik dibuka. Pendisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan harus dipertegas

    Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat, Arnoldus Tiniap mengungkapkan bahwa, COVID-19 terus menyebar hampir ke seluruh wilayah Papua Barat

    “Daerah-daerah yang semula hijau kini sudah terjangkit, begitu pula daerah yang semula merah dan kembali hijau kini mengalami gelombang kedua. Disisi lain, daerah yang sudah terpapar jumlah kasusnya terus meningkat,” ucap Arnoldus, Senin (31/8).

    Baca juga:  Pamit dari Papua Barat, Irjen Johnny Isir Puji Sinergi TNI-Polri dan Warga

    Ia menyebutkan bahwa, saat ini angka konfirmasi positif COVID-19 di Papua Barat sudah mencapai 752 kasus. Dari jumlah itu, 13 orang diantaranya meninggal dunia dan 563 berhasil sembuh.

    “Kota Sorong kasus meninggalnya paling tinggi di Papua Barat, sebanyak 9 orang. Di Manokwari dua, Sorong Selatan dan Maybrat masing-masing satu,” ucap Arnoldus lagi.

    Ia menyebutkan, dari 13 kabupaten kota di Papua Barat tersisa dua daerah yakni Tambrauw dan Pegunungan Arfak yang belum melaporkan kasus positif. Pihaknya menginginkan pendisipilinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dipertegas.

    Baca juga:  Ekspor Papua Barat Turun 6,66 Persen Oktober 2023, Tiongkok Tetap Tujuan Utama

    “Sekarang bukan saatnya melakukan imbauan, masyarakat harus dipaksa untuk menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat itu ya kita semua, pendisipilinan harus lebih tegas demi keselamatan bersama,” katanya lagi.

    Tiniap menjelaskan, new normal atau kebiasaan hidup baru diterapkan pemerintah agar masyarakat tetap produktif. Disisi lain pemerintah menginginkan masyarakat diharapkan menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus.

    “New normal dipahami masyarakat sebagai kebebasan yang sebebas-bebasnya. Tidak boleh seperti itu, kita bebas beraktivitas tapi wajib menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

    Baca juga:  Deadline Makin Dekat, Bapemperda-Eksekutif Tancap Gas Bahas Propemperda

    Secara rinci data terkini kasus COVID-19 di Papua Barat meliputi Kota Sorong 389 kasus, Kabupaten Sorong 107, Manokwari 103,Teluk Bintuni 68, Teluk Wondama 25, Fakfak 23, Raja Ampat 19, Sorong Selatan 13, Kaimana 2, Manokwari Selatan 2, dan Kabupaten Maybrat satu.

    “Angka kesembuhan kita cukup bagus, 74,9 persen, tapi diketahui bahwa angka penularanya pun sudah semakin tinggi,”ujarnya menambahkan. (LPB1/red)

    Latest articles

    Yudisium Perdana, 50 Lulusan Fakultas Hukum Uncri Resmi Sandang Gelar Sarjana...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan Program Studi Ilmu Hukum angkatan pertama dalam prosesi yudisium dan pelepasan Tahun Akademik 2025/2026,...

    More like this

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba...

    Resmi! Ini Penampakan dan Makna Logo Pesparani Katolik IV Papua Barat 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Logo Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat 2026 di Kabupaten Teluk...

    Baku Tembak Pecah di Aifat Selatan Maybrat, 2 TNI AL Gugur

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Kontak tembak antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata pecah di...