Anggota DPR RI Obet Rumbruren Ingatkan Pengelola MBG di Manokwari: Jangan Cuma Cari Untung!

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren memberikan peringatan kepada seluruh pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua Barat. Dia menegaskan agar pihak pengelola tidak menyalahgunakan program tersebut demi mengejar keuntungan pribadi semata.

Obet menekankan hal itu saat sosialisasi program MBG di RM Bu Isti, kawasan Anday, Kabupaten Manokwari, Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini melibatkan ratusan peserta dan koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Manokwari untuk membahas pemenuhan gizi anak sekolah hingga balita.

Baca juga:  Operasi Zebra Mansinam 2022, Kapolres Manokwari Minta Personel Jangan Kontraproduktif

“Pengelola program harus memiliki jiwa sosial dan tanggung jawab kepada masyarakat, bukan hanya berorientasi pada keuntungan. Standar gizi dan keamanan pangan juga wajib dijaga agar kualitas makanan tetap baik dan aman dikonsumsi,” katanya.

Obet menjelaskan integritas pengelola di lapangan, khususnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menjadi kunci keberhasilan program. Dia meminta pengawasan diperketat guna mencegah adanya oknum yang mencari keuntungan dari dana pemenuhan gizi masyarakat.

“Program ini sangat baik dan perlu didukung penuh karena bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mencegah anak-anak mengalami kekurangan gizi. Namun, pengawasan harus diperketat agar tidak ada oknum yang memanfaatkan program untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Baca juga:  Anggota DPR RI Obet Rumbruren Soroti Tambang Ilegal di Pegaf: Tutup Dulu, Baru Tertibkan!

Program MBG menyasar peserta didik dari tingkat PAUD hingga SMA, termasuk para santri di pondok pesantren. Selain itu, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita juga menjadi target utama dalam upaya menekan angka stunting di daerah.

Pemerintah menggunakan program ini sebagai strategi memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan produktif. Keamanan pangan dan standar nutrisi yang diberikan wajib memenuhi kriteria kesehatan yang ketat.

Baca juga:  Obet Rumbruren Usul Program MBG Sesuai Kearifan Lokal: Masak Kayu Bakar Tetap Enak

Sementara itu, DPR RI melalui Komisi IX berkomitmen melakukan fungsi pengawasan dan evaluasi anggaran secara berkala di lapangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap paket makanan yang disalurkan berdampak nyata bagi kesehatan generasi muda.

Obet menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan program di lingkungan masing-masing sangat diperlukan. Partisipasi warga dapat memastikan distribusi makanan bergizi tersebut tepat sasaran dan tidak mengalami penyimpangan. (LP14/red)

Latest articles

Pertamina dan Pemkab Merauke Tetapkan SPBU Tanah Miring Khusus Layani Petani

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Pemerintah Kabupaten Merauke...

More like this

Polda Papua Barat Menetapkan 2 Tersangka Pembunuhan Presenter TVRI Yanto Idorway

MANOKWARI, LinkPapua.id – Penyidik Ditreskrimum Polda Papua Barat menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan...

APBD Perubahan Manokwari 2026: Belanja Modal Naik, Belanja Transfer Turun

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari mengusulkan perubahan kebijakan belanja daerah dalam APBD Tahun Anggaran 2026....

DPRK Manokwari Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pelayanan Publik

MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari mulai...