Bupati Mansel Semprot ASN Malas-Jarang Ikut Apel Gabungan

Published on

MANSEL, LinkPapua.id – Bupati Bernard Mandacan menyemprot Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat. Teguran keras ini berkaitan dengan rendahnya tingkat kehadiran pegawai saat pelaksanaan apel gabungan.

Bernard menyampaikan kekecewaannya saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati Mansel, Senin (11/5/2026) pagi. Dia menyoroti banyaknya barisan yang kosong karena sebagian besar ASN belum hadir di lokasi tepat waktu.

“Kalau sudah begini, anak-anak dan ade-ade mau minta menjadi ASN? Apa kalian mau bikin di daerah ini? Hanya kita bayar dengan uang rakyat terlalu tinggi, besar, sementara kita tidak bisa membangun daerah ini,” ketusnya.

Baca juga:  Vaksinasi di Mansel Hari ini Sasar 89 Orang

Dia menyindir perilaku oknum pegawai yang sangat vokal menuntut menjadi ASN, tetapi justru malas setelah diterima bekerja. Bernard menyebut fenomena warga yang memalang jalan demi menuntut status pegawai tidak sebanding dengan etos kerja saat ini.

“Kalian sudah jadi ASN harus kamu syukuri dan kewajiban sebagai ASN harus hadir di kantor, seandainya saya tahan gaji di atas tanggal 10 pasti kalian palang ribut, sementara kewajiban kalian tidak di jalankan,” katanya.

Baca juga:  Mansel Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Potensi Gempa Bumi dan Tsunami

Bernard juga menyinggung adanya oknum pegawai yang justru menghabiskan waktu di tempat yang tidak semestinya saat jam kerja berlangsung. Dia meminta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan pengawasan ketat dan mendisiplinkan bawahan masing-masing.

Pimpinan OPD diwajibkan memberikan arahan rutin agar seluruh staf di tiap OPD selalu mengikuti apel. Hal ini bertujuan agar seluruh aparatur dapat mendengarkan arahan terkait evaluasi kinerja di kantor masing-masing secara langsung.

Baca juga:  Soal Penggunaan Dana Desa, Bupati Teluk Bintuni: Jangan Gunakan untuk Kepentingan Pribadi

Sementara itu, Bernard mengajak seluruh ASN untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan demi membangun daerah. Kehadiran fisik di kantor dianggap sebagai komitmen nyata untuk melayani masyarakat Manokwari Selatan.

Dia menambahkan, anggaran negara yang dialokasikan untuk gaji pegawai sangat besar sehingga harus dibarengi dengan tanggung jawab yang sepadan. Bupati berharap aparatur negara menunjukkan dedikasi penuh dalam memajukan daerah.

“Saya harap pimpinan OPD tolong berikan arahan kepada bawahan masing-masing untuk selalu hadir mengikuti apel untuk mendengarkan kinerja kita kantor masing-masing,” pungkasnya. (*/red)

Latest articles

Kontraktor OAP Soroti Proyek Lambat, Biro Barjas Papua Barat Minta Bersabar

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat meminta kontraktor orang asli Papua (OAP) bersabar terkait lambannya realisasi...

More like this

Wabup Joko Ziarah Makam Tokoh Pemekaran Jelang HUT ke-23 Bintuni

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara berziarah ke makam...

DPRK Teluk Wondama Apresiasi Pemkab Raih WTP setelah 3 Tahun WDP

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id - DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, mengapresiasi Pemkab Teluk Wondama yang...

Bupati Anisto Buka Lomba Mancing HUT ke-23 Teluk Bintuni, Berhadiah Total Puluhan Juta Rupiah

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy atau Anisto membuka lomba memancing...