MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyoroti belum terpasangnya baliho dan spanduk ucapan hari ulang tahun (HUT) ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di lingkungan perkantoran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat. Dia menegaskan atribut kemerdekaan seharusnya sudah terpasang sejak 1 Agustus.
“Ini merupakan pengalaman buruk. Tanggal 1 Agustus seharusnya sudah dipasang. Jangan setelah gubernur bicara baru semua buru-buru pasang,” kata Dominggus saat ibadah awal bulan Aparatur Sipil Negara (ASN) umat Nasrani di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Senin (10/8/2026).
Dominggus menyampaikan teguran tersebut karena Kantor Gubernur Papua Barat akan menjadi lokasi pelaksanaan upacara HUT RI tingkat provinsi. Menurutnya, persiapan lingkungan perkantoran harus dilakukan sejak awal dan tidak menunggu teguran pimpinan.
Selain atribut kemerdekaan, Dominggus meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergotong royong membersihkan lingkungan perkantoran gubernur. Kerja bakti juga diminta dilakukan hingga sepanjang jalan menuju kawasan perkantoran gubernur.
“Saya minta tugas kerja bakti dibagi habis ke seluruh OPD yang ada. Kita kerja bakti tidak hanya di kantor gubernur, tapi hingga sepanjang jalan menuju perkantoran gubernur,” ujar Dominggus.
Dia meminta setiap OPD mengambil bagian dalam kerja bakti tersebut agar persiapan tidak dibebankan kepada pihak tertentu. Kebersihan dan kerapian lingkungan dinilai menjadi bagian dari kesiapan pemerintah menyambut peringatan kemerdekaan.
Dominggus kemudian mengingatkan ASN agar tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dia meminta kejujuran, integritas, kasih, dan pengabdian menjadi landasan aparatur dalam bekerja.
“Sebagai ASN, kita dipercayakan tugas mulia untuk melayani rakyat, dan pelayanan yang tulus itu hendaknya senantiasa berakar dari hati yang bersih dan iman yang teguh kepada Tuhan,” ucapnya.
Menurut Dominggus, pembangunan Papua Barat tidak hanya bergantung pada program dan anggaran. Kualitas aparatur yang menjalankan kebijakan pemerintah juga menjadi bagian penting dalam mencapai pembangunan yang diharapkan.
“Pembangunan Papua Barat yang kita cita-citakan bersama hanya dapat terwujud apabila setiap kita bekerja dengan hati yang tulus, penuh dedikasi, dan senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” bebernya.
Dominggus juga mengingatkan ASN untuk menjaga persaudaraan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat. Menurutnya, kebersamaan lintas iman yang dibangun bersama pimpinan denominasi gereja, PGGP, FKUB, hingga MUI Papua Barat perlu terus dipelihara.
Melalui ibadah awal bulan tersebut, Dominggus berharap pesan spiritual dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Dia meminta ASN meningkatkan disiplin, tanggung jawab, dan kualitas pelayanan publik.
“Kiranya firman Tuhan yang telah disampaikan pada pagi hari ini menjadi berkat dan kekuatan baru bagi kita dalam melanjutkan tugas pelayanan,” tutupnya. (LP14/red)















