Tambang Ilegal di Kali Waserawi Digerebek, Polisi Sita 6 Excavator dan Emas 28,2 Gram

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Barat bersama Timsus Orion, Brimob, dan Tim Tipidter berhasil membongkar aktivitas pertambangan tanpa izin atau _illegal mining_ di Kali Waserawi, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Penggerebekan berlangsung selama 3 hari, Selasa hingga Kamis.

Kapolda Papua Barat melalui Dirreskrimsus Polda Papua Barat Kombes Pol. Darma Suwandito,S.I.K. menyampaikan, tim gabungan bergerak dari Mako Polda Papua Barat pada 14 Juli 2026 pukul 05.00 WIT dan tiba di lokasi Kali Waserawi.

“Hasil pemantauan awal tim menemukan 2 camp pekerja dalam 1 grup yang masih aktif beroperasi. Pada 15 Juli 2026 pukul 17.35 WIT, tim mengamankan barang bukti berupa 2 unit excavator merek CAT dan SANY, serta 5 orang pekerja termasuk pengawas dan 1 orang saksi,”ujar dia Kamis (16/7/2026).

Baca juga:  As SDM Kapolri Buka Rakernis Humas Polri 2025: Humas Harus Jadi Garda Depan Komunikasi Presisi

Penyisiran dilanjutkan pada malam harinya. Tim gabungan berhasil menemukan 4 unit excavator lain yang sempat disembunyikan pelaku, terdiri dari 1 unit Zoomlion, 1 Doosan, 1 CAT, dan 1 SANY. Total 6 unit excavator berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolda Papua Barat.

“Barang bukti lain yang diamankan yaitu Emas seberat 28,2 gram, 3 botol merkuri, 2 alat pengaduk, 2 sendok, 1 alat bakar, 3 timbangan, Buku catatan, alkon, karpet, selang, dan alat pendulang,”tegas dia.

Dari hasil pemeriksaan, 5 orang yang diamankan yakni Juhran Sahude selaku pengawas, EW (operator),R (pekerja kas), I (pekerja kas) J ( Pekerja kas ) serta ML (koki) Sementara itu 7 orang lainnya diduga melarikan diri, salah satunya berinisial F yang diduga sebagai pemodal.

Baca juga:  12 Bangunan Liar di Manokwari Dibongkar Satpol PP Usai Berkali-kali Ditegur

Dalam analisisnya, polisi menyebut kegiatan pertambangan ini dilakukan secara masif dan terorganisir. Penggunaan merkuri dalam pengolahan emas juga berpotensi mencemari aliran sungai di sekitar lokasi. Upaya pelaku memindahkan dan menyembunyikan alat berat saat tim mendekat menunjukkan adanya kebocoran informasi.

“Dari hasil kegiatan ini, yang diamankan masih sebatas pekerja dan pengawas lapangan. Kami akan melakukan pengembangan untuk mencari saudara Fajar sebagai pihak yang berada di belakang kegiatan tersebut,”tambahnya.

Baca juga:  Asah Skill Komunikasi, GBI Manokwari Gelar Pelatihan Public Speaking

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Trihadi Kuncahyo,A.Md.,S.E. menambahkan bahwa Polda Papua Barat tidak akan memberi ruang bagi aktivitas pertambangan ilegal.

“Kami mengapresiasi kerja keras tim gabungan di lapangan. Ini bentuk komitmen Polda Papua Barat dalam menegakkan hukum dan menjaga kelestarian lingkungan. Kami imbau masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan illegal mining karena merugikan negara, merusak alam, dan dapat dipidana sesuai UU Minerba,” tegasnya.

Hingga saat ini proses mobilisasi 6 unit excavator ke Mapolda Papua Barat masih berlangsung dengan pengamanan 1 pleton tambahan personel Brimob. Kasus ini ditangani lebih lanjut oleh Ditreskrimsus Polda Papua Barat.(LP3/Red)

Latest articles

299 CPNS Teluk Bintuni Selesai Ikuti Latsar, Bupati Minta Jaga Integritas

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Sebanyak 299 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, telah menyelesaikan Pelatihan Dasar...

More like this

Dandim Manokwari Ajak Mahasiswa Baru Poltekkes Wujudkan Bela Negara Lewat Pengabdian

MANOKWARI, Linkpapua.id-Komandan Kodim (Dandim) 1801/Manokwari, Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, S.E., memberikan materi Bela...

GKI Nazareth Fanindi Pantai Evaluasi Program Kerja Triwulan II, Perkuat Kualitas Pelayanan

MANOKWARI, Linkpapua.id-Jemaat GKI Nazareth Fanindi Pantai menggelar Rapat Evaluasi Program Kerja Triwulan II Tahun...

Pria Lansia di Fakfak Diparangi Kerabat gegara Cekcok Selang Air, Pelaku Ditangkap 

FAKFAK, LinkPapua.id – Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Baco (70) diparangi kerabatnya berinisial...