Wabup Bintuni Buka Rakor MKKS SMA-SMK se-Papua Barat, Bahas Mutu Pendidikan

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK se-Papua Barat. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Kegiatan berlangsung di Hotel Stenkool, Distrik Bintuni, Teluk Bintuni, Senin (11/5/2026). Sebanyak 100 kepala sekolah dari tujuh kabupaten di Papua Barat berkumpul untuk menyatukan persepsi mengenai kebijakan pendidikan menengah hingga Rabu (13/5) mendatang.

“Tema rakor kali ini sangat relevan dengan kebutuhan dan tantangan pendidikan di Papua Barat saat ini. Pendidikan tidak dapat dibangun secara parsial,” ujar Joko.

Baca juga:  Akhirnya, Pemkab Teluk Bintuni Selesaikan Tapal Batas dengan 8 Daerah Tetangga

Joko menyebut Papua Barat masih menghadapi persoalan serius terkait angka anak tidak sekolah (ATS) dan rendahnya literasi dasar. Dia menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, guru, hingga orang tua guna menjawab tantangan tersebut.

“Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, sekolah, guru, orang tua, dunia usaha, dan masyarakat,” katanya.

Baca juga:  ASN Bintuni Diminta Maksimalkan Kinerja Dukung Program 100 Hari Bupati

Selain masalah kualitas, Rakor ini membahas transisi kewenangan pengelolaan SMA dan SMK kembali ke pemerintah provinsi sesuai amanat PP Nomor 106 Tahun 2021. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni menyatakan kesiapannya mendukung proses pemindahan administrasi tersebut agar tidak mengganggu pelayanan di sekolah.

“Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni siap bersinergi dan mendukung proses transisi agar berjalan baik, tertib, dan tidak mengganggu kualitas pelayanan pendidikan di sekolah,” tambah Joko.

Sementara itu, ketua panitia Alex Hattu menjelaskan agenda ini juga menjadi wadah bagi para kepala sekolah untuk berbagi praktik baik dalam memimpin satuan pendidikan. Output dari pertemuan tiga hari ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret yang aplikatif bagi kemajuan pendidikan di Papua Barat.

Baca juga:  Dari Kepala Kampung, Tokoh Adat Hingga Pelajar, Ikut Pembinaan Anti Radikalisme di Bintuni

“Rakor ini berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 Mei 2026 dengan jumlah peserta kurang lebih 100 orang yang berasal dari berbagai kabupaten di Papua Barat,” ucap Alex. (LP5/red)

Latest articles

Gubernur Sulut Kawal Langsung Kontingen di Pesparawi Nasional XIV, Yakin Tampil...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus mengawal langsung keikutsertaan kontingen Sulawesi Utara pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari,...

More like this

Dihadiri Wabup Joko, Muslimat NU Bintuni Meriahkan Tahun Baru Islam dengan Jalan Santai

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua...

Wabup Bintuni Lepas 70 Anggota Kafilah MTQ XI Papua Barat ke Kaimana: Jaga Kekompakan!

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara melepas 70 anggota...

Dandim Teluk Bintuni: Negara Siap Dampingi Eks Simpatisan yang Kembali ke NKRI

MANOKWARI, Linkpapua.id-Suasana haru menyelimuti halaman Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, pada Kamis (25/6/2026). Sebanyak 10 eks...