Lepas 30 Siswa Belajar ke Petrotekno Ciloto, Kasihiw: Kembalilah dengan Prestasi yang Baik

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com- Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, melepas 30 siswa putra/putri terbaik Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, untuk menjalani program kejuruan teknik produksi migas 2021-2023 di pusat pelatihan Petrotekno Ciloto, Jawa Barat. Pelepasan berlangsung di Kampung Beimes, Distrik Menimeri, Sabtu (4/9/2021).

Petrus menyampaikan, keberangkatan putra/putri terbaik Teluk Bintuni kali ini adalah sejarah. Dirinya sebagai perpanjangan tangan masyarakat dan orang tua berharap agar para siswa bisa mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik lagi.

Pemerintah, kata Petrus, sudah melakukan usaha dengan bekerja sama berbagai pihak untuk bisa meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Teluk Bintuni.

“Kitorang ini masih jauh tertinggal dari daerah lain, tetapi kita tidak kalah karena kita punya kemampuan. Anak-anak ini bisa lolos melalui seleksi yang ketat, anak-anak berarti sudah mampu dari sisi akademis, kesehatan. Jadi, anak-anak sudah siap untuk menempuh pendidikan di Ciloto. Kami semua bangga, pemerintah sudah menyiapkan berbagai kesempatan untuk anak-anak kita,” tutur Petrus.

Baca juga:  202 KK di Kampung Argosigemerai Terima BLT

Petrus berpesan agar siswa yang dikirim ke Petrotekno Ciloto untuk belajar dengan tekun, disiplin, serta menjaga jaga kesehatan dan kekompakan.

“Anak-anakku kalian pergi sekolah di Ciloto harus kembali ke daerah dengan hasil prestasi yang baik. Karena anak-anak berangkat dengan membawa nama 7 suku, jadi jangan bikin malu. Sekolah dengan baik, pulang bawa hasil baik untuk membuat orang tua dan daerah bangga,” ungkap Petrus.

“Saya sudah sempat melihat anak-anak dari Bintuni yang sekolah di Ciloto, saya kira orang Negro. Ternyata anak Papua dari Bintuni yang sudah mahir menggunakan bahasa Inggris. Itu sangat membuat bangga kami selaku pemerintah dan orang tua,” ucap Petrus.

Pada kesempatan ini, Petrus juga menyampaikan bahwa anak-anak lulusan dari P2TIM sudah ada yang bekerja. “Banyak yang bilang lulusan P2TIM banyak yang nganggur, kita sedia payung sebelum hujan. Kami pemerintah masih lobi untuk anak-anak kami bekerja, ada beberapa yang baru lulus kemarin akan dikirim pelatihan lanjutan di Solo sebanyak 16 orang. Terus selanjutnya akan bergabung dengan yang di Batam,” terangnya.

Baca juga:  Caleg PKS, Mugiyono Tatap Muka Dengan Sejumlah Organisasi di Masni dan Sidey

“Sudah ada permintaan lulusan P2TIM untuk bekerja di Freeport, Brunei Darussalam. Yang sedang disiapkan paspornya untuk ke luar negeri sekitar 20 orang. Jadi kami tidak duduk diam saja melihat anak-anak kami, kami siapkan dari sekarang, yang masih nganggur kita siapkan lagi agar mereka tidak nganggur,” tegasnya.

Salah satu penanggung jawab P2TIM, David C Kesuma, mengatakan untuk sementara beberapa tahap kegiatan penerimaan calon siswa telah dilakukan oleh tim penerimaan rekrutmen. Dimulai dari sosialisasi program di semua distrik di Teluk Bintuni.

“Jumlah pendaftar yang masuk adalah 194 orang yang memenuhi syarat administrasi 174 orang dan yang hadir mengikuti tes dan interview 161 orang. Kemudian dari hasil penilaian tes dan interview yang dilakukan oleh konsultan maka dihasilkan 30 calon siswa dengan tingkat tertinggi yang berbagai dari berbagai distrik di Kabupaten Teluk Bintuni,” kata David.

Baca juga:  Soal Keterlambatan Gaji ASN Bintuni, BPKAD Janji Cair Pekan Depan

David mengatakan, yang dikirim kali ini mewakili generasi muda dari berbagai tingkat pendidikan pemuda dan pemudi Teluk Bintuni. “Anak-anak yang akan berangkat ke Ciloto, Jawa Barat, di sana selama 18 bulan,” sebut David.

“Para calon siswa akan dididik dan dilatih dalam berbagai mata pelajaran di bidang teknik produksi, serta keselamatan kerja, dan prosedur yang terkait operasional suatu fasilitas negara baik secara fisik maupun teori,” jelasnya.

“Para calon siswa juga akan mendapatkan wawasan pengetahuan tentang kepemimpinan, motivasi kerja, simbol disiplin, kebugaran fisik, yang sangat membantu mereka untuk berprestasi,” tutup David. (LP5/red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...

PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai Aktif Beri Masukan Draf Amandemen Tata Gereja 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id-Ketua PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai, pdt Lenny M. M. Key Matatula, S.Th didampingi...