LMA Papua Barat Soroti Masih Rendahnya Keberpihakan pada Masyarakat Adat

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com-Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Barat menggelar Diskusi Para-para Masyarakat Adat, Kamis (28/10/2021). Salah satu yang menjadi bahasan dalam diskusi ini adalah keberpihakan pada masyarakat adat.

Diskusi mengusung tema Kawal Otonomi Khusus (Otsus) Dalam Bingkai NKRI Demi Pembangunan Berkelanjutan di Papua Barat.

Ketua LMA Papua Barat Maurids Saiba mengatakan, Papua merupakan daerah yang kental dengan adat dan budaya. Sehingga dalam setiap penyelesaian persoalan melalui adat.

Baca juga:  HUT Korpri, Bupati Bintuni Minta ASN Jadi Motor Transformasi Digital

“Seluruh pasal dalam undang-undang Otsus sehingga mengamanatkan pemerintah untuk memposisikan adat dalam segala konteks kebhinekaan, Terutama perlindungan hak masyarakat adat,” katanya.

Ia mengemukakan masih seringnya terjadi benturan kepentingan karena keberpihakan terhadap masyarakat adat masih minim. Hal ini menurut Saiba perlu menjadi perhatian.

Bukan saja kata dia, penting bagi masyarakat adat. Tapi juga semua pemangku kepentingan.

Baca juga:  Wabup Teluk Bintuni Sidak OPD, Dapati ASN-Honorer Bolos Kerja

“Sehingga persoalan ini menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Gubernur Papua Barat yang diwakili oleh staf ahli gubernur bidang ekonomi dan pembangunan Niko Tike menjelaskan pemerintah menyambut baik kegiatan tersebut karena pemerintah dan masyarakat adat merupakan mitra. Ia berpendapat perlunya dibangun kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat adat.

“Dengan adanya kerja sama maka budaya, bahasa dan toleransi agama dapat terus terjaga,” paparnya.

Baca juga:  Paul Finsen Mayor: Henry Wairara Layak jadi Ketua DPR Papua Barat Daya

Tampil sebagai pembicara dalam diskusi tersebut Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen Nyoman Cantiasa, Kepala Badan Kesbangpol Papua Barat Baesara Wael dan Letua Fraksi Otsus DPR Papua Barat George Dedaida. Usai digelar diskusi dilanjutkan dengan para-para adat yang membahas sejumlah persoalan yang terjadi di Papua Barat saat ini.(LP3/Red)

Latest articles

Warga Aifat Timur Tagih Pemkab Maybrat Perbaiki Jalan Rusak Berat

0
MAYBRAT, LinkPapua.id – Warga Aifat Timur Raya menagih janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maybrat, Papua Barat Daya (PBD), terkait perbaikan infrastruktur jalan yang rusak berat....

More like this

Komisi IV DPRK Manokwari Monitoring Pengadaan Meubelair Sekolah dalam LKPJ Bupati Tahun 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi IV DPRK Manokwari melakukan monitoring lapangan terhadap program Dinas Pendidikan...

Angka Kemiskinan Ekstrem Teluk Bintuni Menurun Tajam dalam Dua Tahun

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id- Badan Pusat Statistik (BPS) secara nasional mencatat tingkat kemiskinan ekstrem terus...

Haryono May: Pengelolaan Sampah Butuh Formulasi yang Tepat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Anggota DPRK Manokwari Haryono M.K. May meminta agar pengelolaan sampah di...