Situasi COVID-19 sembilan daerah di Papua Barat penyelenggara Pilkada

Published on

Manokwari-Pilkada sembilan daerah di Provinsi Papua Barat akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020.

Pesta Demokrasi kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena berlangsung ditengah penyebaran wabah virus corona. Perkembangan epidemiologi di daerah tersebut tentu patut menjadi perhatian.

Sembilan daerah yang akan menggelar Pilkada itu meliputi Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Sorong Selatan, Raja Ampat, Kaimana serta Fakfak.

Sesuai data Satgas percepatan penanganan COVID-19 pada 10 September 2020 di Manokwari tercatat sebanyak 144 kasus positif, Manokwari Selatan tiga, Teluk Bintuni 137,Teluk Wondama 30, Fakfak 25, Sorong Selatan 31, Kaimana dua dan Raja Ampat sebanyak 19 kasus pernah ditemukan.

Baca juga:  Pengurus Korpri Papua Barat Resmi Dikukuhkan, Ali Baham Ketua  

Hanya Pegunungan Arfak yang hingga saat ini belum memiliki catatan kasus positif COVID-19. Sesuai peta epidemiologi, daerah yang kaya akan potensi pariwisata itu pun masi berada pada zona hijau.

Begitu pula Raja Ampat dan Kaimana. Meskipun pernah terpapar COVID-19 namun dua daerah ini berhasil bergeser ke zona hijau. Seluruh pasien sembuh dan hingga kini belum ada temuan kasus baru.

Situasi berbeda terjadi di Kabupaten Teluk Bintuni, Manokwari Selatan dan Sorong Selatan. Teluk Bintuni saat ini sedang berada pada gelombang kedua COVID-19 dengan jumlah kasus lebih tinggi dibanding gelombang kedua.

Baca juga:  Upaya Eliminasi Malaria, Sembilan Distrik di Teluk Bintuni Perlu Perhatian Serius

Berdasarkan data Satgas COVID-19, pada gelombang pertama temuan kasus positif di daerah itu sebanyak 50 orang. Semua berhasil sembuh dan Teluk Bintuni berhasil ke zona hijau.

Pada pertengahan Agustus 2020 gelombang kedua COVID-19 mulai datang di daerah penghasil Migas itu. Virus pun berkembang cukup cepat dan secara akumulatif temuan konfirmasi positif di daerah itu saat ini sudah mencapai 137 kasus, Artinya pada gelombang kedua ini, jumlah warga yang terpapar COVID-19 di Teluk Bintuni jauh lebih tinggi dibanding gelombang pertama.

Baca juga:  Remaja 18 Tahun Jadi Tersangka Baru Penyerangan Posramil Maybrat

Manokwari Selatan pun pernah kembali ke zona hijau namun saat ini merah karena temuan dua kasus baru. Sedangkan Sorong Selatan semula hijau dan saat ini pun sudah merah dengan jumlah konfirmasi positir memcapai 31 kasus.

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing belum lama ini menekankan agar para calon bupati dan wakil bupati mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat selama kegiatan kepemiluan.

“Jangan sampai masyarakat tertular COVID-19, ini harus menjadi perhatian bersama. Semua kandidat harus berkomitmen untuk menyukseskan penerapan protokol kesehatan,” katanya. (LPB1/red)

Latest articles

Kapolda Papare Tatap Muka dengan Pimpinan Ormas Se-Papua Barat

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Alfred Papare, S.I.K.menggelar tatap muka bersama gabungan organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang bertempat di Ballroom Aston Niu Manokwari, Jumat...

More like this

Legislator DPR RI Obet Rumbruren Sosialisasi Program MBG di Manokwari, Soroti Logistik 

MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren menyosialisasikan program Makan...

Pengangguran di Papua Barat Turun, Pekerja Sektor Formal Capai 118.615 Orang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai penurunan Tingkat Pengangguran...

Lakotani Ajak Jaga Harmoni di Hari Pattimura: Papua Barat Rumah Semua Suku

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani mengajak masyarakat menjaga persatuan dan...