Vaksinasi Covid-19 ASN Papua Barat Capai 80 Persen

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Capaian vaksinasi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov Papua Barat telah mencapai 80 persen lebih. Kabupaten Manokwari mencatat cakupan tertinggi.

Hal ini dikatakan Kepala BPBD Papua Barat sekaligus Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Papua Barat, Derek Ampnir, di sela-sela vaksinasi massal ASN lingkup Papua Barat, di halaman kantor gubernur, Arfai, Jumat (17/12/21).

“Capaian vaksinasi ASN sudah 80 persen lebih. Tadi Gubernur sudah absen satu-satu. Semua kepala OPD sudah divaksin. Staf ada yang belum, karena ada penyakit bawaan. Termasuk ada juga yang termakan isu hoax vaksin,” kata Derek Ampnir.

Menurutnya pihaknya akan terus mengejar target vaksinasi di wilayah Papua Barat. Derek yakin, cakupan vaksinasi di kalangan ASN akan terselesaikan secara maksimal. Adapun vaksin yang digunakan ada tiga macam, yakni Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm.

Baca juga:  Papua Barat Pastikan Stok Pangan Aman untuk Ramadhan dan Idul Fitri

“Kabupaten/kota harus contoh Manokwari. Di sini karena sebagai ibu kotanya Provinsi Papua Barat, capaian vaksinasi juga paling tinggi. Ini akan jadi motivasi dan contoh positif bagi kabupaten/kota lainnya di wilayah Papua Barat,” lanjut Derek.

Lanjut Derek, vaksinasi ASN kali ini ditarget menyentuh 470 orang. Seluruh ASN diminta datang membawa sanak keluarga yang belum divaksin.

Dalam vaksinasi kali ini juga ada ratusan paket doorprize yang akan dibagikan. Doorprize merupakan sumbangan dari semua pimpinan OPD yang ikut mendukung terlaksananya vaksinasi massal ini.

Baca juga:  HUT Ke-80 RI, Gubernur Dominggus Komitmen Siapkan Generasi Emas Papua Barat

“Doorprize hanya akan dibagikan jika peserta vaksin sudah mencapai target 479 orang atau lebih. Kalau belum, kita akan tunda untuk vaksinasi berikutnya,” kata Derek.

Pantauan media ini, animo ASN yang ikut vaksinasi cukup banyak. Mereka datang membawa sanak saudara yang belum divaksin.

Salah satu peserta vaksin, Ela mengaku datang divaksin karena sebentar lagi dirinya akan kembali melanjutkan studi ke luar daerah. Di mana syarat utama penerbangan yakni sertifikat vaksin. Selain itu, faktor kesehatan juga menjadi alasan dirinya ikut vaksin.

“Biar imunitas tubuh semakin meningkat karena ada info akan ada gelombang tiga di Desember ini,” katanya.

Baca juga:  Dituntut JPU 1,3 Tahun, Hakim Malah Vonis Pendeta Roberts 4 Tahun

Gubernur: Vaksinasi ASN Sangat Menentukan

Sementara itu, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan meminta kepada seluruh ASN di masing–masing OPD ikut serta menggerakkan warga melakukan vaksinasi Covid-19.

Menurut Gubernur, jika seluruh ASN bisa bekerja sama menggerakkan warga, diyakini capaian vaksinasi di seluruh wilayah kabupaten/kota bisa seperti Kabupaten Manokwari yang capaian vaksinasinya di atas 70 persen.

Selain itu, tidak kalah pentingnya lagi, kata Gubernur, Satgas kabupaten hingga desa terus bergerak untuk meyakinkan masyarakat ikut vaksin. Sebab hingga sekarang, masih banyak sekali masyarakat desa tidak mau vaksin karena berbagai alasan.(CP/Red)

Latest articles

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada triwulan II 2026. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)...

More like this

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...

Gubernur Papua Barat Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan Karhutla dan Antisipasi El Nino 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.1/1344/GPB/2026 tentang...

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...