Faskes di Membey Memprihatinkan, Wonggor Nilai Pemda Lambat

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Warga Kampung Memti Distrik Membey, Pegunungan Arfak mengeluhkan minimnya fasilitas kesehatan di wilayah mereka. Di sana hanya ada puskesmas pembantu yang masih sangat terbelakang.

Ketua DPR Papua Barat Origenes Wonggor menerima aspirasi itu saat melakukan reses di Membey. Wonggor mengaku kondisi fasilitas kesehatan di Memti sangat memprihatinkan.

Baca juga:  Wakil Bupati Teluk Bintuni Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

“Ini harus segera direspons pemda. Warga Membey mengeluhkan fasilitas kesehatan yang ada di sana. Sampai saat ini fasilitas kesehatan hanya ada puskesmas pembantu (pustu). Sehingga jika ada masyarakat yang sakit mereka harus menunggu pasokan obat dari puskesmas induk di Distrik Anggigida,” ujar Wonggor.

Dikatakannya, fasilitas puskesmas harus menjadi prioritas sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Puskesmas mestinya memiliki perlengkapan yang lebih baik agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Baca juga:  Telan Rp1,9 Miliar, Pemkab Teluk Bintuni Bangun Jalan Cor 412 Meter di Kampung Banjar Ausoy

“Kalau harus berobat ke kota membutuhkan waktu yang lama. Jaraknya jauh. Paling dekat ke kabupaten Manokwari Selatan. Itu pun harus melewati medan yang sulit karena kondisi jalan yang rusak,” terang Wonggor.

Karenanya, ini harus menjadi perhatian pemkab setempat. Kata Wonggor, seharusnya pemda tak bergerak lambat. Setiap distrik mesti ada satu puskesmas sehingga bisa mengakomodasi kampung-kampung yang ada di sekitarnya.

Baca juga:  Bupati Bernard Kukuhkan Pengurus TP-PKK Mansel 2025-2030, Tekankan Inovasi

Politisi Golkar ini berharap dengan adanya puskesmas maka jangkauan layanan kesehatan yang diberikan ke masyarakat bisa semakin luas. Apalagi distrik tersebut memiliki banyak kampung yang jaraknya saling berjauhan. (LP3/Red)

Latest articles

‎Panitia Pesparawi Nasional XIV Papua Barat Terima Penghargaan Kemenag

0
PALU, LinkPapua.id – Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 menerima penghargaan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI atas penyelenggaraan Pesparawi Nasional...

More like this

Polisi MA Divonis Bersalah Kasus Kekerasan Seksual Ajukan Banding di PN Manokwari, Bukti Dinilai Terabaikan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi berinisial MA mengajukan banding atas vonis 7 tahun penjara dalam...

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Bintuni Tekankan Persatuan di Tengah Keberagaman

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, memperingati Hari Kesaktian...

Bahas APBD-P 2026, Fraksi DPRK Manokwari Tekankan Ketelitian Anggaran

MANOKWARI, Linkpapua.id- Fraksi-fraksi dan kelompok khusus DPRK Manokwari menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi terhadap Rancangan...