Proses Hukum Laka Maut Manokwari-Pegaf Akan Dihentikan

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- Proses hukum kecelakaan tunggal truck di jalan trans Papua Barat antara Pegunungan Arfak – Manokwari (KM 10) yang menelan belasan korban jiwa akan dihentikan. Pasalnya kecelakaan yang disebabkan karena kelebihan muatan dan kegagalan dalam melakukan pengereman secara sempurna tersebut dikarenakan kelalaian sopir yang juga menjadi salah satu korban meninggal dunia.

Baca juga:  Bertepatan Kunjungan Wapres RI, Musda Golkar Manokwari Ditunda

Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom mengatakan dalam waktu dekat akan dilakukan gelar perkara.” Kepolisian sudah memeriksa saksi-saksi termasuk para korban selamat dan menyimpulkan dugaan pelaku penyebab kecelakaan adalah sopir truck itu sendiri yang juga menjadi korban meninggal dunia. Sehingga sesuai dengan hukum, proses hukum akan dihentikan secara otomatis,”ujar Gultom Kamis (12/5/2022).

Baca juga:  166 Caleg Parpol Koalisi Digerakkan Dukung Yo Join, Diklaim Punya 27.969 Suara

Dia menyampaikan gelar perkara yang merupakan bagian dari proses dan sistem peradilan pidana terpadu akan dilakukan dalam waktu dekat. Dalam olah TKP, kecelakaan yang menyebabkan 18 korban meninggal dunia tersebut juga melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) maupun Ditlantas Polda Papua Barat. Untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan juga sudah digunakan alat Traffic Accident Analisis (TAA) sehingga didapatkan data penyebab kecelakaan tersebut.

Baca juga:  Akhiri Ops Keselamatan Mansinam, Polisi Bagi-bagi Bunga ke Pengguna Jalan

Kendaraan naas tersebut selain membawa penumpang juga membawa sejumlah barang material seperti kayu dan besi. Truck sendiri melaju dari Minyambouw Pegunungan Arfak menuju kota Manokwari. Para korban meninggal dunia yang keseluruhannya dari provinsi Nusa Tenggara Timur tersebut langsung diterbangkan ke kampung halamannya masing-masing.(LP3/Red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan di Teluk Wondama

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak...

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...