Dugaan Proyek Fiktif Tiang Pancang Dermaga Yarmatum Masih Wewenang Inspektorat

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Dugaan proyek fiktif pengadaan tiang pancang Dermaga Yarmatum di Kabupaten Teluk Wondama tahun anggaran (TA) 2021 masih menjadi tanggung jawab Inspektorat Provinsi Papua Barat.
Kepala Inspektorat Papua Barat, Sugiyono, mengatakan pemerintah memiliki waktu 60 hari untuk menyelesaikan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Papua Barat pasca-penyerahan materi laporan hasil pemeriksaan. Tim Inspektorat pun sudah turun lapangan.
“Memang dari kejaksaan sudah masuk, namun belum 60 hari. Setelah 60 hari baru bisa masuk. Inspektorat mempunyai kewenangan mengejar pihak ketiga. Nanti setelah 60 hari, berapa yang sudah dilaksanakan sisanya dikembalikan ke kas daerah. Tunggu 60 hari dulu baru dia (kejaksaan) masuk,” beber Sugiyono kepada wartawan, Senin (4/7/2022)
Laporan hasil pemeriksaan BPK diserahkan ke pemerintah pada 11 Mei 2022. Itu berarti tugas pemerintah untuk menyelesaikan rekomendasi BPK hanya tinggal beberapa hari lagi.
“Kan, 60 hari waktunya berapa yang dikerjakan sisanya dikembalikan ke kas daerah. Kan, ada 90 unit pengadaannya (tiang pancang), 45 unit sementara menuju Yarmatum tujuannya sampai pelabuhan. Hasil pemeriksaan BPK ada Rp3 miliar lebih. Harus dikembalikan karena waktu sudah habis ketika waktu 60 hari gak selesai,” jelasnya.
Sugiyono melanjutkan, mengenai perjanjian, kontrak, dan sebagainya sudah melalui ranah hukum. “Kalau administrasi boleh kita (Inspektorat), tapi kalau ke ranah hukum nanti kejaksaan yang menilai. Itu, kan, diblokir (anggaran) baru dibuka lagi. Itu, kan, gak boleh. Itu sudah ada indikasi pidana,” paparnya.
Kata dia, proses tetap jalan dan kerugian negara tetap dikembalikan, tetapi tidak menghilangkan tindakan pidana.
Pengadaan tiang pancang Dermaga Yarmatum ini sendiri merupakan program Dinas Perhubungan (Dishub) Papua Barat. (LP9/Red)

Latest articles

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan program yang anggarannya telah tersedia. Permintaan...

More like this

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...

Waktu Efektif Tinggal 2 Bulan, DPRP Papua Barat Kejar Finalisasi Regulasi dan APBD 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat berpacu dengan waktu untuk menuntaskan sejumlah agenda legislasi...