Beri Wejangan Pasukan Kodim 1801/Manokwari, Pangdam: Jangan Coba-Coba Main Politik

Published on

Manokwari- Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa memberikan wejangan kepada ratusan pasukan Kodim 1801/Manokwari terkait sejumlah agenda di daerah ini.

“Pertama, ada agenda Pilkada serentak yang saat ini sudah masuk pada tahapan kampanye. TNI dalam Pilkada wajib netral. Meskipun ada saudara kalian yang maju sebagai kandidat jangan coba main dukung mendukung,” ucap pangdam.

Ia menekankan bahwa TNI sebagaimana peran dan tugasnya harus profesional dalam mengawal Pilkada. Prajurit Kodim dan seluruh jajaran untuk bekerja total dalam membantu pengamanan dan penyelenggara pemilu.

Baca juga:  Swiss-Belhotel Manokwari Hadirkan Kembali Pojok Jajanan, Harga Terjangkau

“Jangan coba-coba ikut berpolitik. Kalau kedapatan bisa diproses hukum. Ini pesta demokrasi biarkan rakyat yang berpesta, tugas kita mengawal dan membantu pengamanan agar Pilkada berjalan aman, lancar serta sehat,” ucap Pangdam lagi.

Agenda lain yang membutuhkan peran pasukan TNI, kaya Nyoman, adalah penanganan bencanan non-alam COVID-19. Pemerintah membutukan andil TNI untuk mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk kita sendiri pun harus waspada. Jangan main-main sama COVID-19. Dulu di Jakarta 40 orang dikubur setiap hari. Mereka adalah pasien positif yang meninggal dunia,” ujarnya.

Baca juga:  Polisi Tingkatkan Status Insiden KM Mitra Mulia ke Penyidikan, Belum Tetapkan Tersangka

Pangdam berharap, hal itu tidak terjadi di Papua Barat. Untuk itu TNI dari Kodim hingga Koramil dan Babinsa harus turun tangan membantu pemerintah mengedukasi warga.

“Warga Papua Barat ini masih sangat sederhana dan belum semua mengetahui Informasi tentang bahaya COVID-19. Edukasi, sosialisasi, pembinaan harus terus menerus kita lakukan,” sebut Pangdam.

“Kita sedang menghadapi masa-masa berat dan semua negara sedang menghadapi hal yang sama. Kita harus bantu pemerintah menjaga masyarakat agar terhindar dari COVID-19 dan roda ekonomi terus berjalan,” terang Pangdam juga.

Baca juga:  Tahanan Kabur, Kadivpas Kemenkumham Papua Barat: LP Manokwari Sudah Tidak Layak

Dalam pendisiplinan protokol kesehatan ia menekankan agar prajuritnya mengedepankan upaya persuasif serta tidak merugikan masyarakat secara ekonomi.

“Jangan tutup tempat usaha, kasian nanti keluarganya tidak bisa makan. Edukasi mereka agar lebih disiplin menerapkan protokol,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu Pangdam juga memberikan arahan terkait kebijakan otonomi khusus. Ia berharap, anggota TNI bisa mengedukasi masyarakat terkait Otsus dan proses pembangunan di provinsi itu. (LPB1/red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Jaga Kesehatan di Usia Senja, Dora Rasakan Manfaat JKN hingga Kenal Prolanis

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dora Rumbarar (66), perempuan asal Manokwari, Papua Barat, memanfaatkan program Jaminan...

22 TPA dan TPQ di Manokwari Disiapkan Ikuti FASI 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari mematangkan persiapan pelaksanaan...

Parjal Papua Barat Gandeng DPMPTSP Manokwari Layani Pengurusan NIB di Sekretariat

MANOKWARI, Linkpapua.id– Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Parlemen Jalanan (Parjal) Papua Barat bekerja sama dengan Dinas...