Pesparani Katolik Nasional II: Kontingen Papua Barat Buka Kans Rebut 2 Emas

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat Roberth KR Hammar optimistis, kontingen Papua Barat bisa memperbaiki peringkat di ajang Pesparani Katolik II di Kupang, NTT. Ada sejumlah cabang lomba yang ditargetkan bisa merebut medali emas.

“Pesparani pertama di Ambon kontingen Papua Barat sudah masuk 10 besar. Untuk tahun ini target kita memperbaiki peringkat,” ujar Robert kepada wartawan, Senin (24/10/2022).

Diakui Robert, Pesparani tahun ini lebih menantang. Karena ada beberapa cabang lomba yang dilakukan secara daring.

Baca juga:  Pesparani IV Papua Barat Akan Hadirkan Artis Nasional hingga Atraksi Lintas Agama

“Kita harap bisa tatap muka ternyata dalam munas yang berakhir pada voting setengah perlombaan dibuat secara video dulu sehingga target kita bisa berubah tidak akan tercapai,” ungkapnya.

Soal persiapan, ia mengatakan kontingen paduan suara Papua Barat relatif matang. Hanya saja, ada kendala teknis pada pengambilan gambar untuk lomba yang dipertandingkan secara online.

Diakui Robert, di bagian ini Papua Barat sedikit tertinggal dibanding kontingen dari wilayah barat.

Baca juga:  Kemendagri Rapat di Manokwari, Sentil Pengelolaan Dana Otsus Papua Barat

“Kaitan dengan lomba video, Minggu lalu sudah mendapat penilaian dari tim dan pengumuman akan dilaksanakan bersamaan di Kupang mendatang,” ucapnya.

Adapun cabang lomba yang dilaksanakan secara daring di antaranya, paduan suara anak yang diwakili Kabupaten Manokwari, paduan suara orang muda katolik yang diwakili Kota Sorong, lalu paduan suara gregorian remaja oleh Kabupaten Manokwari.

Selain itu, ada paduan suara gregorian oleh kota Sorong, dan paduan suara wanita yang diwakili Kabupaten Kaimana.

“Dengan enam cabang lomba yang masih tersisa kita masih ada harapan bisa mendapatkan emas. Ada dua yang kita target yakni paduan suara campuran dan bertutur alkitab. Ini bisa mendapat medali emas dan mudah-mudahan bisa champion,” paparnya.

Baca juga:  Pesparani Katolik Nasional II: Kenakan Pakaian Kulit Kayu, Kontingen Papua Barat Memukau

Robert mengaku sangat optimis dengan dua cabang ini. Namun secara peringkat kata dia akan melorot karena adanya cabang lomba yang dipertandingkan secara online atau daring.

Pesparani III sedianya akan dilaksanakan di Jakarta pada 2023 mendatang. Sistemnya akan kembali dengan format online. (LP9/Red)

Latest articles

Papua Barat Lepas 20 Peserta MTQ Korpri Nasional, Bawa Target Perbaikan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melepas 20 peserta untuk mengikuti MTQ Korpri tingkat nasional ke-8 di Makassar dan Pangkep, Sulawesi Selatan...

More like this

Papua Barat Lepas 20 Peserta MTQ Korpri Nasional, Bawa Target Perbaikan Prestasi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melepas 20 peserta untuk mengikuti MTQ...

Gubernur Dominggus Buka Pameran UMKM Papua Barat, Dorong Produk Lokal Jadi Raja di Rumah Sendiri

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membuka Pameran UMKM Papua Barat 2026...

Gubernur Papua Barat: 1 Agustus Seharusnya Atribut HUT Kemerdekaan RI Sudah Terpasang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyoroti belum terpasangnya baliho dan spanduk...