Kemendagri Godok Calon Pj Gubernur PBD, DPR PB: Harus Orang Papua

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com – Kementerian Dalam Negeri melalui Tim Penilai Akhir (TPA) dalam waktu dekat akan menggelar sidang untuk menentukan Pj Gubernur Papua Barat Daya. DPR Papua Barat ingin posisi pj memprioritaskan figur orang asli Papua (OAP).

“Dalam menetapkan Pj Gubernur, Sekda dan jabatan lainnya saya sebagai ketua Fraksi Otsus berharap kepada Mendagri dan jajaran pemerintah pusat agar pertimbangan kekhususan OAP harus menjadi prioritas penting,” kata Ketua Fraksi Otsus DPR PB George Dedaida melalui telpon selulernya, Kamis (17/11/2022) malam.

Baca juga:  Ketua DPR PB Sebut Aktivitas Tambang Emas Ilegal Rambah Hutan Konservasi

Menurut George, pertimbangan memilih OAP sebagai pj gubernur sangat penting. Pertama kata dia, ini mengacu pada regulasi. Di mana kekhususan OAP itu diberikan Undang-undang RI Nomor 2 tahun 2021 tentang perubahan kedua atas Undang-undang nomor 21 tahun 2001 tentang otonomi khusus Papua oleh negara.

“Karena itu harus diimplementasikan dimata masyarakat. Artinya ada konsistensi bernegara. Itu harus diwujudkan,” jelasnya.

George mengingatkan kepada semua pihak bahwa lahirnya Provinsi Papua Barat Daya ini karena UU Otsus. Jadi seyogianya membicarakan tentang perhatian pemerintah dalam konteks afirmasi, pemberdayaan dan penghormatan terhadap orang asli Papua.

Baca juga:  Ketua DPR Papua Barat Desak Pembangunan Kantor Baru Masuk Program Prioritas Daerah

“Artinya Pj Gubernur harus orang asli Papua wilayah adat Doberay dan Sekda pun demikian. Karena kami sudah sangat siap khususnya kami di Papua Barat dan PBD sangat dengar-dengar, mulai dari revisi sampai implementasi UU Otsus kami sangat koperatif,” ujarnya.

Tim Panja Percepatan Pemekaran DOB Papua Barat Daya itu mewakili masyarakat adat Doberay dan Bomberay mengapresiasi pimpinan DPR RI dan anggota. Termasuk, Mendagri bersama jajaran mewakili Presiden yang telah bersepakat menetapkan Papua Barat Daya sebagai provinsi baru. Menurutnya ini sebuah langkah konstruktif dari negara.

Baca juga:  Pelaku Usaha di Manokwari Titip Proposal Bantuan ke Ketum Kadin Anindya Bakrie

“Kami tim Panja Percepatan Provinsi PBD memberikan apresiasi kepada para tokoh yang memperjuangkan provinsi ini sejak 20 tahun yang lalu bahkan sekarang sudah almarhum, kami sampaikan rasa hormat kami dan terima kasih kepada mereka karena punya dedikasi yang baik serta semua pihak yang mendukung berkontribusi sampai terbentuknya Provinsi Papua Barat Daya,” ungkapnya. (LP2/red)

Latest articles

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam regulasi Orang Asli Papua (OAP) yang dinilai belum mengakomodasi kebutuhan...

More like this

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam...

Mudah Pindah Faskes JKN, Bumil di Manokwari Terbantu Sambut Persalinan Anak Ke-4

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ibu hamil (bumil) peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Ema Onawame (27)...

Patrick Meyer Dorong Penguatan Anggaran Perumda Minyei Arfak

MANOKWARI, Linkpapua.id-Anggota Komisi II DPRK Manokwari Patrick Y. Meyer mendorong Pemerintah Kabupaten Manokwari memberikan...