Pekan Depan, Polda Papua Barat Periksa Tujuh Staf BKD Terkait Pemalsuan Dokumen Honorer

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua Barat akan melakukan pemeriksaan terhadap pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua Barat terkait laporan dugaan pemalsuan dokumen tenaga honorer. Pemeriksaan akan dilakukan pekan depan.

“Minggu depan akan kita lakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang staf BKD (Papua Barat),” kata Direktur Ditreskrimum Polda PB, Kombes Pol. Novi Jaya, Kamis (16/2/2023).

Baca juga:  Salut! Pemprov Papua Barat Raih WTP Tujuh Kali Berturut-turut

Hanya, Novi tak merinci identitas tujuh orang staf BKD Papua Barat yang akan diperiksa.

Seperti diketahui, tenaga honorer Papua Barat melaporkan kasus pemalsuan dokumen ini pada November 2022. Laporan itu terkait adanya perubahan identitas terhadap sejumlah honorer yang diloloskan menjadi CPNS.

Laporan awal itu terkait janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2016 lalu soal pengangkatan atau penyelesaian pegawai honorer di Pemprov Papua Barat. Bahwa per 1 Agustus 2017 pegawai honorer yang berusia di bawah 35 tahun akan jadi CPNS. Sementara, honorer usia 35 tahun ke atas akan dijadikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.

Baca juga:  Sidang Perkara Jembatan Kali Wasian, Terungkap Pekerjaan Senilai Rp 2,3 Miliar Tanpa Dokumen Kontrak

Namun, dalam perjalanannya, ada sejumlah honorer yang diangkat menjadi CPNS dengan memalsukan umur mereka. Sementara, sebagian lainnya belum terangkat menjadi CPNS ataupun PPPK seperti yang dijanjikan.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Bicara Solusi Iklim Berbasis Alam di Simposium Flora Malesiana

“Hasil keterangan saksi sudah diperiksa di dapat lagi saksi baru sebanyak 32 orang,” kata Novi.

Menurutnya, pemeriksaan masih akan berlanjut. Pihaknya akan memeriksa staf BKD untuk mengungkap soal dugaan pemalsuan dokumen yang dilaporkan itu. (LP2/Red)

Latest articles

Maria Mandacan Minta Pemda Sediakan Fasilitas Layak bagi Mama Papua di...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Ketua Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPRK Manokwari, Maria Oktaviana Mandacan, meminta Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memberikan...

More like this

Gubernur Papua Barat Minta Industri Pupuk di Fakfak Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT)...

Gubernur Papua Barat Dukung Rencana Industri Pupuk di Fakfak, Tekankan Restu Masyarakat Adat-Perizinan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendukung rencana investasi PT Pupuk Kalimantan...

Papua Barat Bersiap Hadapi Evaluasi Pemerintahan Digital, Minta Buktikan Mutu Layanan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mulai mempersiapkan diri menghadapi evaluasi pemerintahan...