Forum Honorer Desak Polda PB Tahan Tersangka Kasus Pemalsuan Dokumen CPNS

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- Puluhan tenaga honorer Pemerintah Provinsi Papua Barat mendatangi Markas Polda Papua Barat, Selasa (19/9/2023). Mereka mempertanyakan alasan belum ditahannya sejumlah pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan dokumen CPNS, sejak Juni lalu.

“Kami mempertanyakan keseriusan proses hukum dugaan pemalsuan dokumen yang ditangani Ditreskrimum Polda Papua Barat. Mengapa sejumlah orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sudah lama tetapi mereka masih berkeliaran,” kata Koordinator Forum Honorer Papua Barat Leo Nussy kepada Wartawan Selasa (19/9/2023).

Baca juga:  Kapolda PB Ingatkan Anggota Bhayangkari Tingkatkan Kapasitas Literasi Media

Leo mengaku telah menemui salah satu penyidik di ruangannya dan sempat saling berdialog mengenai penanganan kasus tersebut.

“Kami pikir masalah ini harus dikawal sampai tuntas. Penyidik menyebut sudah menetapkan sejak bulan Juni 2023 tapi belum dilakukan penahanan, ada apa sebenarnya,” ujarnya.

Baca juga:  Keluarga Korban Laka Maut di Manokwari Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

Dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kuota 2018 telah ditetapkan sebanyak 8 orang tersangka. Meski demikian para tersangka hingga saat ini belum dilakukan penahanan secara resmi oleh penyidik Polda.

Sebelumnya Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat menyatakan telah memeriksa sejumlah tersangka. Mereka yakni inisial YPH, BEH dan RW.

Baca juga:  PSI Target Raih 3 Kursi di DPRD Sorong Selatan

“Nama inisial tersangka yang sudah kami periksa tiga orang yakni YPH, BEH dan RW,” kata Dirkrimum Polda Papua Barat Kombes Pol Novia Jaya.

Selain para tersangka yang diperiksa penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Pemprov Papua Barat dan juga saksi dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Manokwari. (LP2/red) 

Latest articles

Bupati Mansel Semprot ASN Malas-Jarang Ikut Apel Gabungan

0
MANSEL, LinkPapua.id – Bupati Bernard Mandacan menyemprot Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat. Teguran keras ini...

More like this

Musrenbang Otsus dan RKPD Papua Barat 2027, Fokus Pemerataan Layanan Dasar-Penguatan Ekonomi Lokal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi...

Dominggus Buka Forum RKPD 2027 Papua Barat: Perencanaan Harus Realistis-Terarah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membuka forum perangkat daerah untuk penyusunan...

Pertamina Naikkan Harga Dexlite Jadi Rp26.600 di Papua Barat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pertamina resmi menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Dexlite...