Dominggus Buka Forum RKPD 2027 Papua Barat: Perencanaan Harus Realistis-Terarah

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membuka forum perangkat daerah untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Agenda ini untuk memperkuat sinkronisasi pembangunan di tingkat provinsi.

“Melalui forum ini diharapkan terbangun sinkronisasi kebijakan dan program pembangunan sehingga menghasilkan perencanaan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Dominggus saat pembukaan kegiatan di Hotel Vitta, Manokwari, Selasa (5/5/2026).

Dominggus menjelaskan forum ini menjadi instrumen untuk melakukan penajaman dan penyelarasan program kegiatan. Penyesuaian dilakukan antara Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah dengan dokumen RKPD.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Paparkan LKPJ 2024, Realisasi PAD Hanya Capai 70 Persen

Selain itu, dia mengingatkan jajarannya agar menjaga konsistensi perencanaan dengan kapasitas fiskal daerah. Perangkat daerah diminta fokus pada penanganan berbagai persoalan di lapangan.

“Perencanaan harus realistis, terarah, dan benar-benar memberikan dampak nyata,” ucapnya.

Dalam arahannya, dia memaparkan tema RKPD Papua Barat 2027 yakni akselerasi pelayanan dasar dan pemberdayaan masyarakat adat. Hilirisasi ekonomi lokal dalam koridor otonomi khusus juga menjadi bagian dari tema tersebut.

Baca juga:  Papua Barat Pertama di RI, Hari ini Serahkan DIPA-TKDD

Pemerintah provinsi menetapkan tujuh prioritas pembangunan daerah untuk mendukung tema tersebut. Beberapa di antaranya meliputi peningkatan pelayanan dasar, penurunan kemiskinan, hingga penguatan tata kelola pemerintahan.

Dominggus menekankan seluruh prioritas harus dijabarkan secara konkret dalam program perangkat daerah. Dia meminta tiap rencana kerja tetap mengedepankan semangat otonomi khusus.

Dia turut menyoroti capaian penurunan angka kemiskinan di Papua Barat. Angka kemiskinan tercatat menurun dari 21,09 persen pada 2024 menjadi 19,58 persen pada 2025.

Baca juga:  Digagas Waterpauw, Malam Pergantian Tahun Digelar Terpusat di Lapangan Borasi Manokwari

Tren positif ini, kata dia, harus terus didorong melalui program yang tepat sasaran dan berbasis data. Intervensi ke masyarakat diminta dilakukan secara lebih terukur.

“Intervensi harus dilakukan secara terukur, termasuk melalui pemetaan kemiskinan secara detail by name by address,” ujarnya.

Dominggus mengajak seluruh peserta forum untuk menyatukan persepsi dalam membangun daerah. Dia meminta seluruh pihak mengesampingkan perbedaan demi kemajuan masyarakat.

“Sudah saatnya kita duduk bersama dan bersungguh-sungguh membangun masyarakat Papua Barat yang kita cintai,” pungkasnya. (LP14/red)

Latest articles

Aksi Damai di Manokwari Desak Menag Lantik Barnabas Jadi Kanwil Kemenag

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Solidaritas Pemuda dan Masyarakat Suku Besar Arfak menggelar unjuk rasa untuk mendesak pelantikan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Papua...

More like this

Musrenbang Otsus dan RKPD Papua Barat 2027, Fokus Pemerataan Layanan Dasar-Penguatan Ekonomi Lokal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi...

Pertamina Naikkan Harga Dexlite Jadi Rp26.600 di Papua Barat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pertamina resmi menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Dexlite...

Oknum Jaksa di Sorong Dilaporkan ke Aswas Kejati Diduga P-21 Perkara Tanpa Periksa Tersangka

MANOKWARI, LinkPapua.id - Kuasa hukum seorang warga bernama Harianto melaporkan oknum jaksa di Kejaksaan...