Tekan Laju Inflasi, BI-Pemprov Papua Barat Gelar Pasar Murah Ferari

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com-Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua Barat menggelar pasar murah bertajuk Festival Ramadhan Manokwari (Ferari). Pasar murah dibuka, Kamis (13/4/2023) di lapangan Borarsi Manokwari.

Kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 15 April mendatang.

Kepala BI Perwakilan Papua Barat Rommy S Tamawiwy mengungkapkan, selama ini sinergi dari berbagai instansi sudah dilakukan dalam menjaga inflasi. Pasar murah hari ini juga diharapkan bisa menjadi solusi ke arah sana.

Baca juga:  Aklamasi, Fidelis Wiran Kembali Jabat Ketua PWI Teluk Bintuni Periode 2022-2025

”Dengan adanya pasar murah yang juga melibatkan mitra ini untuk menumbuhkan optimisme dari tantangan yang ada. Dengan meningkatkan sinergi dan kolaborasi maka inflasi dapat dijaga terutama menyambut Idul Fitri 1444 Hijriah,” ujar Rommy di sela-sela pembukaan pasae murah.

Menurutnya, selain menekan inflasi, upaya ini juga dilakukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di Papua Barat. Mengingat kata dia, Papua Barat saat ini memiliki banyak sumber-sumber ekonomi baru.

Baca juga:  FIKSURA Turun ke Jalan, Serukan Keberlanjutan Otsus di Papua

Diungkapkan Rommy, pihaknya bersama pemerintah terus berupaya menaikkan level UMKM yang ada di Papua Barat dengan memiliki jangkauan dan kapasitas yang luas.

Sementara itu, Pj Sekda Papua Barat Dance Sangkek mengungkapkan pemerintah daerah berusaha menjaga ketersediaan bahan pokok agar tetap bisa menjaga stabilitas di masyarakat.

”Pemda dan BI berupaya mengendalikan inflasi. Kegiatan Ferari ini merupakan tindak lanjut pertemuan TPID. Dengan menekan inflasi di Manokwari memiliki potensi akselerasi. Sejumlah komoditas bapok menjadi perhatian agar tidak terjadi lonjakan. Untuk menjaga inflasi harus memastikan ketersediaan barang dan harga,”ungkap dia.

Baca juga:  Kepala Daerah Dilantik Serentak 20 Februari, Pemprov PB Tunggu Radiogram Resmi

Selain itu, BI dan Pemda juga terus mengampanyekan Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gerakan Nasional Bangga Wisata Indonesia (GBWI). Dua inovasi ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesadaran masyarakat terhadap produk lokal yang berkualitas. (LP3/Red)

Latest articles

Pemprov Papua Barat Kebut Sertifikasi 2,29 Juta Benih Kakao-Kalapa

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat mengebut sertifikasi 2.290.100 batang benih komoditas perkebunan kakao, pala, dan kelapa. Benih tersebut ditargetkan siap disalurkan kepada petani...

More like this

Bupati Pegaf Minta Gubernur Papua Barat Bantu Kawal Pembentukan DOB Meiyakh

MANOKWARI, LinkPapua.id – Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf) Dominggus Saiba meminta Gubernur Papua Barat Dominggus...

Kajati Papua Barat Kunjungi Teluk Bintuni, Bangun Komunikasi dengan Pemda-Forkopimda

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Kejaksaan Tinggi Kajati (Kajati) Papua Barat I Putu Gede...

Menggunakan Bright Gas, Pertamina Pecahkan Keseruan Memasak 8.100 Porsi Ayam Kecap untuk Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Masih dalam rangkaian Hari Pelanggan Nasional, PT Pertamina Patra Niaga berbagi 8.100...