Insiden Kramomongga, Pidar Papua Barat Minta Kapolres Fakfak Dicopot

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Hampir sepekan setelah insiden di Distrik Kramomongga, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, yang menawaskan Kepala Distrik, Darson Hehemur, polisi belum berhasil menangkap para pelaku.

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel T.M. Silitonga, Sabtu (19/8/2023), mengungkapkan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.

Gerakan pemuda Rakyat yang tergabung dalam organisasi Pidar Papua Barat mendesak kepada Kapolda Papua Barat untuk mencopot Kapolres Fakfak, AKBP Hendriyana.

Baca juga:  Dewan Beberkan 2 Hal yang Hambat Pembangunan Gedung DPRD Bintuni

“Kami minta agar Kapolda mencopot Kapolres Fakfak. Persoalan ini merupakan tanggung jawab keamanan di wilayah hukum Polres Fakfak. Kami menduga ada kesan pembiaran hingga menyebabkan hilangnya nyawa orang lain,” kata Ketua Pidar Papua Barat, Jeckson Kapisa.

Kapisa juga mempertanyakan kinerja kepolisian dalam menangani kasus ini. “Kami mempertanyakan kinerja kepolisian dalam mengungkap persoalan ini karena hingga saat ini belum ada keterangan polisi terkait penangkapan para pelaku,” ujarnya.

Baca juga:  Gubernur Maluku Pimpin Langsung Kontingen Pesparawi ke Manokwari, Akan Tampil di Semua Kategori

Kapisa juga menyoroti pemberitaan media yang mengklaim bahwa polisi telah mengidentifikasi para pelaku. “Proses penyelidikan yang lama dapat berdampak pada psikologi keluarga korban,” tambahnya.

Sebelumnya, salah satu anggota keluarga korban, Samaun Hegemur, mendesak agar penanganan kasus ini diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

Insiden penyerangan dan pembakaran yang terjadi di Distrik Kramomongga menyebabkan kerusakan bangunan sekolah dan kantor distrik. Selain itu, Kepala Distrik, Darson Hegemur, menjadi korban meninggal dunia.

Baca juga:  Bintara Afirmasi Polri Harus Warisi Pancasila sebagai Ideologi Bangsa

Darson dikebumikan di taman makam pahlawan hanya sehari setelah perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-78 kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel T.M. Silitonga, dan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema. (*/Red)

Latest articles

MUI: Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval agustusan, hukumnya haram dalam syariat Islam. MUI...

More like this

Kodam XVIII/Kasuari Siap Dukung Festival Raimuti Jadi Agenda Tahunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kodam XVIII/Kasuari siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melanjutkan Festival Raimuti...

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...