Dominggus Urbon Minta Dinas PUPR Papua Barat Perhatikan Kontraktor OAP

Published on


MANOKWARI,linkapapua.com- Wakil Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat (DPRPB) Dominggus Adrian Urbon meminta Dinas PUPR memberi perhatian terhadap pengusaha orang asli Papua (OAP) yang bergerak di sektor jasa dan konstruksi. Dom Urbon menyebut, kontraktor OAP turut berjasa dalam memperjuangkan otonomi khusus Papua.

“Perlu diingat, mereka ini adalah pengusaha asli Papua yang sudah ikut berjuang sehingga kita mendapatkan otonomi khusus. Oleh karena itu, negara bertanggung jawab dan mempunyai kewajiban untuk menghidupkan pengusaha asli Papua, keterlibatan dan partisipasi mereka untuk membangun daerah,” ujar Dom Urbon, Rabu (15/11/2023).

Baca juga:  DPR PB Syaratkan Caretaker Kepala Daerah Harus Jalani Fit and Proper Test

Ia mengatakan, pelibatan pengusaha asli Papua dalam paket-paket pekerjaan atau proyek pemerintah provinsi Papua Barat, merupakan pengejawantahan implementasi otonomi khusus. Karena itu dalam pembagian paket paket pekerjaan pengusaha asli Papua harus mendapat perhatian.

Perspektif pria yang akrab disapa Kaka Dom Urbon ini, dalam konteks Otsus di bidang pemberdayaan ekonomi kerakyatan, kontraktor asli Papua harus dipandang sebagai subjek. Bukan sekadar menjadi objek. Sehingga pemberdayaan yang dilakukan lebih partisipatif.

“Mereka (kontraktor asli Papua) ini, tidak memiliki pekerjaan di sektor lain selain di sektor jasa dan konstruksi. Saya mengharapkan, Dinas PUPR bisa memperhatikan persoalan ini dengan baik dan membagi-bagi paket pekerjaan yang ada,” pintanya.

Baca juga:  Bangun SMA Taruna, Pemprov Papua Barat Tersandung Lahan Rp 2,9 Miliar

Pola pemberdayaan kepada kontraktor asli Papua, lanjut Dom Urbon, mesti dilakukan secara kontinu melalui pembinaan maupun pengorgaisasian oleh OPD-OPD yang ada di lingkup pemprov Papua Barat.

“Supaya ke depan, mereka ini bsia menekuni profesi ini dengan sungguh-sungguh dan pekerjaan mereka bisa berjalan dengan baik. Baik secara kualitas maupun kuantitas, learning by doing. Mereka juga mengambil partisipasi dan peran serta dalam pembangunan di Papua Barat,” ungkapnya.

Baca juga:  Soal Empat Distrik DOB Papua Barat Daya, Nataniel: Kita Serahkan ke DPR RI

Pernah menjabat sebagai Ketua KAPP (Kamar Adat Pengusaha Papua) Papua Barat, Dom Urbon yang duduk di Komisi IV membidangi infrastruktur ini, paham betul soal dinamika yang terbangun dalam persaingan untuk mendapatkan proyek pemerintah.

“Saya sebagai wakil rakyat yang berada di komisi IV, PUPR adalah mitra kerja kami. Saya berjanji akan mendorong ini, agar mereka diberikan paket pekerjaan. Jangan sampai mereka tidak dapat pekerjaan, mereka ini butuh hidup,” tutupnya. (LP1/red)

Latest articles

MUI: Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval agustusan, hukumnya haram dalam syariat Islam. MUI...

More like this

Kodam XVIII/Kasuari Siap Dukung Festival Raimuti Jadi Agenda Tahunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kodam XVIII/Kasuari siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melanjutkan Festival Raimuti...

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...