Dominggus Urbon Minta Dinas PUPR Papua Barat Perhatikan Kontraktor OAP

Published on


MANOKWARI,linkapapua.com- Wakil Ketua Fraksi Otsus DPR Papua Barat (DPRPB) Dominggus Adrian Urbon meminta Dinas PUPR memberi perhatian terhadap pengusaha orang asli Papua (OAP) yang bergerak di sektor jasa dan konstruksi. Dom Urbon menyebut, kontraktor OAP turut berjasa dalam memperjuangkan otonomi khusus Papua.

“Perlu diingat, mereka ini adalah pengusaha asli Papua yang sudah ikut berjuang sehingga kita mendapatkan otonomi khusus. Oleh karena itu, negara bertanggung jawab dan mempunyai kewajiban untuk menghidupkan pengusaha asli Papua, keterlibatan dan partisipasi mereka untuk membangun daerah,” ujar Dom Urbon, Rabu (15/11/2023).

Baca juga:  Petrus Makbon Dilantik Jadi Wakil Ketua I DPR Papua Barat 6 Maret

Ia mengatakan, pelibatan pengusaha asli Papua dalam paket-paket pekerjaan atau proyek pemerintah provinsi Papua Barat, merupakan pengejawantahan implementasi otonomi khusus. Karena itu dalam pembagian paket paket pekerjaan pengusaha asli Papua harus mendapat perhatian.

Perspektif pria yang akrab disapa Kaka Dom Urbon ini, dalam konteks Otsus di bidang pemberdayaan ekonomi kerakyatan, kontraktor asli Papua harus dipandang sebagai subjek. Bukan sekadar menjadi objek. Sehingga pemberdayaan yang dilakukan lebih partisipatif.

“Mereka (kontraktor asli Papua) ini, tidak memiliki pekerjaan di sektor lain selain di sektor jasa dan konstruksi. Saya mengharapkan, Dinas PUPR bisa memperhatikan persoalan ini dengan baik dan membagi-bagi paket pekerjaan yang ada,” pintanya.

Baca juga:  Tindak Lanjuti Catatan BPK, DPR Papua Barat Segera Hearing dengan OPD

Pola pemberdayaan kepada kontraktor asli Papua, lanjut Dom Urbon, mesti dilakukan secara kontinu melalui pembinaan maupun pengorgaisasian oleh OPD-OPD yang ada di lingkup pemprov Papua Barat.

“Supaya ke depan, mereka ini bsia menekuni profesi ini dengan sungguh-sungguh dan pekerjaan mereka bisa berjalan dengan baik. Baik secara kualitas maupun kuantitas, learning by doing. Mereka juga mengambil partisipasi dan peran serta dalam pembangunan di Papua Barat,” ungkapnya.

Baca juga:  Gas Papua Barat Tertahan 10 Tahun, Gubernur Dominggus Sebut Rugi Rp7 Triliun

Pernah menjabat sebagai Ketua KAPP (Kamar Adat Pengusaha Papua) Papua Barat, Dom Urbon yang duduk di Komisi IV membidangi infrastruktur ini, paham betul soal dinamika yang terbangun dalam persaingan untuk mendapatkan proyek pemerintah.

“Saya sebagai wakil rakyat yang berada di komisi IV, PUPR adalah mitra kerja kami. Saya berjanji akan mendorong ini, agar mereka diberikan paket pekerjaan. Jangan sampai mereka tidak dapat pekerjaan, mereka ini butuh hidup,” tutupnya. (LP1/red)

Latest articles

Polres Mansel Gelar Operasi Jelang Temunas GPKAI, Amankan Pemobil Bawa Miras...

0
MANSEL, LinkPapua.id – Polres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat menggelar operasi gabungan menjelang pelaksanaan Temu Nasional (Temunas) Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI). Dalam...

More like this

Sambut Pesta Sinoli x Torang Locavore 2026, BI Papua Barat Tekankan Pentingnya Data Berkualitas

MANOKWARI, Linkpapua.id- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat menggelar Media Briefing dalam...

Dandim 1801 Manokwari: Antusiasme Tinggi, Turnamen Domino HUT TNI ke-81 Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Antusiasme masyarakat mengikuti Turnamen Domino dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT)...

Kerap Timbulkan Keresahan, Masyarakat Tolak Provokasi KNPB

PAPUA, linkpapua.id — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat...