Plt Sekda PB Ingatkan Hati-hati Kelola Anggaran: Jangan jadi Temuan

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Plt Sekda Papua Barat Yacob Fonataba mengatakan, seluruh pimpinan OPD harus mempersiapkan skedul program 2024 dari sekarang. Ia juga mengingatkan, setiap program harus dijaga validitas laporannya agar tidak menjadi temuan.

Hal ini diutarakan Yacob Fonataba saat memimpin apel pagi di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (4/12/2023). Sejumlah poin terbaik kinerja dan disiplin ASN juga disampaikan Yacob.

Awalnya Yacob berbicara soal disiplin. Kata dia, disiplin adalah kunci dari kinerja pelayanan.

“Saya mengapresiasi OPD yang ikut hadir dalam apel pagi. Dengan menggunakan seragam (PNS) itu berarti kita mempunyai mandat yang harus dilakukan,” jelasnya.

Baca juga:  17 Agustus Jatuh pada Minggu, Sekda Papua Barat Tunggu Arahan Pusat

Menurutnya, sebagai abdi negara, ASN harus menjauhi sifat malas. Yacob menyebut, berkah tidak datang bagi orang-orang malas.

“Jadi kalau ada rencana dan ketetapan itu, bapak dan ibu jaga baik. Jangan ikut-ikutan lihat yang malas, nanti tidak diberkati. Jadi kalau dikasih kesempatan beryukur, karena hanya orang-orang terpilih yang akan di berkati,” tandas Yacob.

Yacob lalu menyinggung soal penggunaan anggaran. Ia menegaskan, efektivitas dan efisiensi anggaran sangat bergantung pada spirit masing-masing OPD.

Karena OPD-lah yang menjadi pengguna anggaran. Yang nantinya akan bermuara pada perbaikan pelayanan.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Raih 100 Persen Capaian di Layanan Dasar, Ini Detail LKPJ 2024

“Ini harus diperhatikan. Terutama kasubag anggaran dan aset, dan masing-masing esalon III untuk perhatikan SPD,” jelasnya.

“SPMTU paling lambat 30 November 2023 (sudah lewat), SPMGU dan LS rutin paling lambat 15 Desember tinggal 9 hari kedepan, kemudian SPMLS pihak ke 3 kontraktual paling lambat 19 Desember, dan yang terakhir STS, SPGTU, dan Bu paling lambat 29 November. Jadi saya mohon pimpina OPD, pejabat Esalon III, PPTK bendahara tolong memperhatikan ini supaya dinamika keuangan kita berjalan sesuai aturan”, jelasnya lagi.

Ia menambahkan, semua program kegiatan yang sudah dilaksanakan, laporannya harus di lengkapi. Sebab jika ada laporan yang timpang, itu akan menjadi temuan.

Baca juga:  Angka Stunting Papua Barat Turun 5,9 Persen, DPR RI Apresiasi Kinerja Pemprov

“Agar ketika ada audit, kita tidak takut”, katanya.

Fonataba juga mengatakan, laporan yang dibuat menentukan anggaran ke depan. Yang penting untuk dicermati kata dia, SPG yang tidak lengkap akan memengaruhi PAGU anggaran tahun depan.

“Ini yang mau saya sampaikan kepada pejabat esalon II, kepala biro, kepala dinas, kepala badan agar mendistribusikan pekerjaan kepada semua staf. Agar tidak menumpuk di orang-orang tertentu sehingga pekerjaan jadi mandat atau tidak mampu menyelesaikan pekerjaan,” imbuh Yacob. (LP12/red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Pimpinan KKB Ditangkap di Bandara Yahukimo, Hendak Transaksi Senjata Api

YAHUKIMO, LinkPapua.id – Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Abdon Kisamdu ditangkap di Bandara Nop...

DPRK Wondama Segera Bahas Usulan DOB Kuri Wamesa

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id - DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, mendukung usulan pembentukan calon Daerah...

Hasil Seleksi Ketat, Papua Barat Siapkan 30 Penyanyi untuk Paduan Suara Upacara HUT Ke-81 RI

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyiapkan 30 anggota paduan suara untuk...