Wagub Papua Barat Sentil-Ancam Tindak Pegawai yang Hanya Datang Absen Lalu Pulang

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani, mengeluarkan peringatan keras terhadap pegawai yang hanya datang ke kantor untuk mengisi absensi lalu pulang. Dia menyebut praktik seperti ini mencederai semangat disiplin dan merusak moral pegawai yang benar-benar bekerja.

Peringatan itu disampaikan Lakotani saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (11/4/2025). Apel dihadiri pimpinan OPD, ASN, PPPK, hingga tenaga honorer.

“Jika ada yang datang hanya untuk isi absen kemudian pulang itu tidak disiplin. Kita gaji sama, yang bekerja di kantor sampai sore dengan yang hanya isi absen tunjangan juga sama. Yang seperti ini justru akan merusak teman-teman yang sudah rajin dan disiplin. Sebaiknya pegawai yang datang hanya absen di tertibkan. Jika tidak bisa, dihilangkan saja,” tegasnya.

Baca juga:  Pemerintah hingga Tomas Papua Barat Deklarasi Dukung DOB 2 Provinsi dan 7 Kabupaten/Kota

Lakotani mengungkapkan bahwa sebelumnya dirinya bersama Inspektorat telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah OPD. Hasilnya, masih banyak OPD yang tidak melaksanakan apel pagi secara rutin. Bahkan, di beberapa kantor, jumlah pegawai yang hadir sangat minim.

Baca juga:  4.600 Personil Jajaran Polda Papua Barat telah Divaksin Dosis Pertama

“Beberapa hari lalu saya bersama Inspektorat telah melakukan sidak di beberapa OPD. Kami datang di pagi hari untuk mengikuti apel di lingkungan OPD, namun masih ada OPD yang tidak menyelenggarakan apel pagi. Ditemui juga ada OPD yang pegawainya sangat sedikit dalam mengikuti apel pagi,” katanya.

Dia menyebut, apel pagi merupakan bagian penting dari disiplin kerja ASN. Selain sebagai bentuk kesiapan menjalankan tugas, apel juga menjadi momen evaluasi singkat oleh pimpinan terhadap kinerja harian bawahannya.

Baca juga:  Pangdam: Protokol Kesehatan Langkah Tepat Putus Rantai Penularan Covid-19

Lebih lanjut, Lakotani menyinggung alasan-alasan yang kerap digunakan ASN untuk mangkir dari apel, seperti mengantar anak sekolah atau memasak untuk keluarga. Menurutnya, alasan itu tak sepatutnya dijadikan pembenaran.

“Tentunya sebagai ASN dituntut untuk disiplin dalam membagi waktu antara pekerjaan di rumah dan di kantor. Ke depan saya akan terus melakukan sidak secara bertahap di masing-masing OPD,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Warga Aifat Timur Tagih Pemkab Maybrat Perbaiki Jalan Rusak Berat

0
MAYBRAT, LinkPapua.id – Warga Aifat Timur Raya menagih janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maybrat, Papua Barat Daya (PBD), terkait perbaikan infrastruktur jalan yang rusak berat....

More like this

Komisi IV DPRK Manokwari Monitoring Pengadaan Meubelair Sekolah dalam LKPJ Bupati Tahun 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi IV DPRK Manokwari melakukan monitoring lapangan terhadap program Dinas Pendidikan...

Angka Kemiskinan Ekstrem Teluk Bintuni Menurun Tajam dalam Dua Tahun

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id- Badan Pusat Statistik (BPS) secara nasional mencatat tingkat kemiskinan ekstrem terus...

Haryono May: Pengelolaan Sampah Butuh Formulasi yang Tepat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Anggota DPRK Manokwari Haryono M.K. May meminta agar pengelolaan sampah di...