25.2 C
Manokwari
Sabtu, Maret 28, 2026
25.2 C
Manokwari
More

    BP3OKP Papua Barat Dorong Penguatan Faskes Tingkat Bawah untuk Deteksi Dini Penyakit

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Barat menegaskan pentingnya penguatan fasilitas kesehatan (faskes) tingkat bawah sebagai strategi utama untuk mendeteksi dan menangani penyakit secara dini. Hal ini menjadi kunci dalam mewujudkan misi Papua Sehat.

    Ketua Pokja Papua Sehat BP3OKP Papua Barat, Feliks Duwit, menyatakan penanganan kesehatan tak bisa lagi menunggu hingga kondisi pasien parah. Menurutnya, posyandu, pustu, dan puskesmas kampung merupakan ujung tombak pelayanan yang harus diperkuat baik dari sisi kelembagaan maupun sumber daya.

    Baca juga:  Temui Warga Asrama Pelayaran, Johanni Makatita Dititipkan 3 Aspirasi

    Menurutnya, dalam pencapaian Papua Sehat, terdapat sejumlah indikator penting. Di antaranya peningkatan usia harapan hidup orang asli Papua (OAP) dengan target mencapai 70 tahun, eliminasi malaria di seluruh kabupaten, serta penurunan bahkan penghapusan stunting.

    “Bahkan kami dari BP3OKP jangan bicara prevalensi untuk stunting, tapi sampai pada tidak ada stunting itu targetnya,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (25/5/2025).

    Baca juga:  Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi BPS Mansinam, Warinussy: Ada Ketidaksesuaian Bukti

    Indikator lainnya mencakup pengendalian penyakit menular seperti tuberkulosis, HIV/AIDS, kusta, filariasis, serta penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, dan gagal ginjal. Penanganan ini, kata dia, harus dimulai dari lapisan pelayanan dasar.

    Feliks menjelaskan, meski Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten memegang peran dalam kebijakan, eksekusi lapangan tetap bergantung pada faskes tingkat bawah. Karena itu, BP3OKP akan merekomendasikan agar penguatan lembaga ujung tombak ini menjadi prioritas pemerintah daerah.

    Baca juga:  Pj Gubernur Lantik 37 Pejabat Lingkup Pemprov Papua Barat

    “Jadi, pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten, perlu memperkuat faskes tingkat bawah ini. Jadi, yang belum ada kita bangun, yang sudah ada kita maksimalkan dengan melengkapi sumber daya secara maksimal,” katanya. (LP14/red)

    Latest articles

    BGN Hentikan Sementara 1.528 SPPG di Indonesia, Ini Penyebabnya

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional sementara sebanyak 1.528 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Langkah suspensi ini dilakukan...

    More like this

    9 Tim Siap Tampil di Liga 4 Papua Barat, Dibuka 31 Maret oleh Gubernur

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Panitia penyelenggara menggelar Match Coordinator Meeting (MCM) Liga 4 Papua Barat sebagai...

    Pertamina Patra Niaga Perkuat Stok BBM di Teluk Wondama

    TELUK WONDAMA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga memastikan kapal pengangkut BBM ke Teluk Wondama sudah...

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ‎Pemkab Manokwari Resmikan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada...