BP3OKP Papua Barat Dorong Penguatan Faskes Tingkat Bawah untuk Deteksi Dini Penyakit

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Barat menegaskan pentingnya penguatan fasilitas kesehatan (faskes) tingkat bawah sebagai strategi utama untuk mendeteksi dan menangani penyakit secara dini. Hal ini menjadi kunci dalam mewujudkan misi Papua Sehat.

Ketua Pokja Papua Sehat BP3OKP Papua Barat, Feliks Duwit, menyatakan penanganan kesehatan tak bisa lagi menunggu hingga kondisi pasien parah. Menurutnya, posyandu, pustu, dan puskesmas kampung merupakan ujung tombak pelayanan yang harus diperkuat baik dari sisi kelembagaan maupun sumber daya.

Baca juga:  KNPI Papua Barat Siap Gelar Musda Maret Nanti

Menurutnya, dalam pencapaian Papua Sehat, terdapat sejumlah indikator penting. Di antaranya peningkatan usia harapan hidup orang asli Papua (OAP) dengan target mencapai 70 tahun, eliminasi malaria di seluruh kabupaten, serta penurunan bahkan penghapusan stunting.

“Bahkan kami dari BP3OKP jangan bicara prevalensi untuk stunting, tapi sampai pada tidak ada stunting itu targetnya,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (25/5/2025).

Baca juga:  Diperpanjang Lagi, ASN Kerja Dari Rumah Hingga 24 Oktober

Indikator lainnya mencakup pengendalian penyakit menular seperti tuberkulosis, HIV/AIDS, kusta, filariasis, serta penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, dan gagal ginjal. Penanganan ini, kata dia, harus dimulai dari lapisan pelayanan dasar.

Feliks menjelaskan, meski Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten memegang peran dalam kebijakan, eksekusi lapangan tetap bergantung pada faskes tingkat bawah. Karena itu, BP3OKP akan merekomendasikan agar penguatan lembaga ujung tombak ini menjadi prioritas pemerintah daerah.

Baca juga:  BKKBN Papua Barat Launching Mansinam sebagai Kampung Percontohan Keluarga Berkualitas

“Jadi, pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten, perlu memperkuat faskes tingkat bawah ini. Jadi, yang belum ada kita bangun, yang sudah ada kita maksimalkan dengan melengkapi sumber daya secara maksimal,” katanya. (LP14/red)

Latest articles

Terbantu Program JKN, Warga Manokwari Pulih dari Infeksi Kulit Tanpa Terbebani...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Warga Manokwari, Papua Barat, bernama Ham Dowansiba mengaku terbantu program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pengobatan infeksi kulit tanpa terbebani...

More like this

Terbantu Program JKN, Warga Manokwari Pulih dari Infeksi Kulit Tanpa Terbebani Biaya Pengobatan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Warga Manokwari, Papua Barat, bernama Ham Dowansiba mengaku terbantu program Jaminan...

Papua Barat Loloskan 2 Kategori ke Grand Prix, Pelatih: Bukti Paduan Suara Papua Mampu Bersaing

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Papua Barat meloloskan dua kategori ke babak grand prix Pesta...

Grand Prix Pesparawi Nasional XIV Hadirkan Duel Kontingen Terbaik, Papua Barat Siap Bersaing

MANOKWARI, LinkPapua.id – Babak grand prix untuk pertama kalinya digelar pada Pesta Paduan Suara...