Bupati Yohanis Apresiasi Evaluasi Pemilu 2024 Bawaslu Teluk Bintuni

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengapresiasi langkah Bawaslu Teluk Bintuni yang menggelar evaluasi Pemilu 2024. Dia menyebut forum ini menjadi momentum penting memperkuat pengawasan pemilu yang transparan dan berkeadilan.

Kegiatan evaluasi digelar Bawaslu Teluk Bintuni di Aula KPU, Distrik Bintuni Timur, Kamis (4/9/2025). Forum ini menekankan tiga pilar utama, yakni akuntabilitas, pembelajaran, dan reformasi.

Yohanis menilai Pemilu dan Pemilukada serentak 2024 merupakan tonggak penting perjalanan demokrasi di Teluk Bintuni. Menurutnya, keberhasilan pesta demokrasi itu tidak lepas dari peran strategis Bawaslu.

Baca juga:  Soal Temuan Beras Kedaluwarsa di Manokwari, Bulog: Cuma Salah Tempel Stiker

“Keberhasilan pesta demokrasi tahun 2024 tentu tidak lepas dari peran strategis Bawaslu sebagai lembaga pengawas. Evaluasi kelembagaan ini menjadi landasan untuk merumuskan strategi ke depan demi pengawasan pemilu yang lebih transparan, akuntabel, dan berkeadilan,” ujarnya.

Dia juga mendorong peserta forum aktif memberikan masukan. Rekomendasi yang lahir dari kegiatan ini disebutnya sangat penting untuk memperkuat kolaborasi semua pihak demi demokrasi yang berkualitas.

Baca juga:  Tutup Latsar CPNS, Sekda Teluk Bintuni Pesan Terus Tingkatkan Kemampuan

Yohanis turut menyampaikan terima kasih kepada Bawaslu, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat. Ia menilai sinergi tersebut menjaga iklim demokrasi tetap damai dan bermartabat di Teluk Bintuni.

“Kegiatan ini bukan sekadar forum evaluasi, tetapi juga komitmen bersama untuk memperkuat demokrasi yang berkualitas di Teluk Bintuni sebagai pondasi pembangunan yang berkelanjutan,” ucapnya.

Baca juga:  Ada Kubangan dan tak Terawat, Kasihiw Soroti Gelanggang Argosigemerai

Ketua Bawaslu Teluk Bintuni, Supiah Tokomadoran, mengatakan evaluasi dilakukan untuk memperbaiki setiap tahapan Pemilu. Dia menegaskan forum ini menjadi ruang penting bagi penguatan kelembagaan pengawasan.

“Evaluasi ini adalah ruang akademis sekaligus bentuk kedewasaan kita untuk berani jujur mengkritisi diri sendiri. Kita harus belajar agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Hasil dari forum ini diharapkan melahirkan rekomendasi yang konkret, aplikatif, dan visioner untuk Pemilu berikutnya,” katanya. (LP5/red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan di Teluk Wondama

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak...

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...