Wabup Joko Tegaskan Pembangunan Pelabuhan dan Bandara Bintuni Prioritas

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara menegaskan pembangunan pelabuhan dan bandara menjadi prioritas pemerintah daerah. Proyek strategis ini sebelumnya sempat tertunda di masa pemerintahan lalu.

Hal itu disampaikan Joko dalam sosialisasi hasil feasibility study (FS) pembangunan pelabuhan dan bandara. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Sasana Karya, Kantor Bupati SP 3, Distrik Manimeri, Senin (8/9/2025).

“Pelabuhan adalah impian masyarakat Bintuni, dan itu wajib hukumnya. Karena sudah tercantum dalam visi dan misi kami,” ujar Joko Lingara yang akrab disapa Joling saat sesi tanya jawab.

Baca juga:  Bapelitbangda Bintuni Ingatkan Menabrak Konsep RTRW Bisa Berimplikasi Pidana

Joko juga memerintahkan pembentukan kelompok kerja (pokja) lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat tahapan pembangunan. Pokja ini akan berisi perwakilan dari Dinas PUPR, Bappeda, Pertanahan, Lingkungan Hidup, dan instansi teknis lainnya.

“Kita libatkan semua pihak supaya tahapan pembangunan ini bisa berjalan serentak dan sinkron. Jangan kerja sendiri-sendiri,” tambahnya.

Baca juga:  SKD CPNS Teluk Bintuni 2024, 2.811 Peserta Berebut 744 Kursi

Plt Kepala Bidang Pelayaran dan Penerbangan Dishub Teluk Bintuni, Marten Kilonresi, memastikan Pokja terbentuk dalam waktu satu minggu. Ia menegaskan draft keanggotaan segera disusun bersama dinas teknis terkait.

“Kami akan segera menyusun draft keanggotaan Pokja yang mencakup dinas teknis seperti PUPR, Dishub, Bappeda, Pertanahan, Lingkungan Hidup, Kehutanan, serta pihak terkait dari sektor pelabuhan dan bandara,” ungkap Marten.

Marten menjelaskan tahapan selanjutnya mencakup penyusunan master plan, amdal, dan detail engineering design (DED). Dia menekankan pelepasan lahan sangat krusial agar izin pembangunan dari pemerintah pusat bisa keluar.

Baca juga:  HUT BNPB di Papua Barat, Derek Ampnir Serukan Makin Tangguh Kesiapsiagaan Bencana

“Kita juga akan susun estimasi kebutuhan anggaran pokja sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing, dan hasilnya akan kami laporkan ke Bupati dan Wakil Bupati,” tambahnya.

Pemerintah daerah berharap pembangunan pelabuhan dan bandara menjadi titik balik ekonomi Bintuni. Infrastruktur ini diproyeksikan meningkatkan distribusi logistik, mobilitas masyarakat, dan membuka peluang investasi baru di Papua Barat. (LP5/red)

Latest articles

MUI: Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval agustusan, hukumnya haram dalam syariat Islam. MUI...

More like this

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...

Lima Program CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Diakui di ISRA 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berhasil memborong 5 penghargaan dalam ajang Indonesia...