Bangun SMA Taruna, Pemprov Papua Barat Tersandung Lahan Rp 2,9 Miliar

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pembangunan SMA Taruna di Manokwari, Papua Barat, dibayangi persoalan tunggakan pembayaran lahan senilai Rp 2,9 miliar. Pemprov Papua Barat diminta segera melunasi hak masyarakat adat guna menghindari konflik berkepanjangan di lokasi pembangunan.

“Ada masyarakat yang mengadang dan meminta penjelasan karena lahan mereka belum dibayar. Itu yang langsung saya laporkan kepada Gubernur (Dominggus Mandacan) untuk ditindaklanjuti,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba, saat meninjau lokasi di Kampung Dindey, Distrik Warmare, Kamis (15/1/2026).

Baca juga:  3 Emas 1 Perak! Papua Barat Bersinar di Kejurnas Panahan Junior 2023

Barnabas mengaku sempat diadang pemilik hak ulayat saat melakukan pengecekan awal di lokasi pembangunan. Persoalan ini mencuat tak lama setelah dirinya menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan.

“Hak masyarakat harus diselesaikan lebih dulu agar ke depan tidak menjadi hambatan dan konflik dalam proses pembangunan,” katanya.

Baca juga:  Tok! Edion Maleachi Kotouki Terpilih Pimpin IMAPA Bogor

Dia menegaskan pembangunan fisik sekolah tidak boleh mengabaikan hak-hak masyarakat adat setempat. Dia meminta keterlibatan Inspektorat untuk memastikan penyelesaian kewajiban pemerintah dilakukan secara tuntas dan transparan.

Meski pembayaran lahan masih tersendat, aktivitas pembersihan lokasi terpantau tetap berjalan menggunakan anggaran perubahan 2025. Pemerintah saat ini juga tengah merampungkan penyusunan site plan untuk proyek fasilitas pendidikan tersebut.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Siapkan Lahan untuk Gedung Baru DPR dan MRPB

Dinas Pendidikan Papua Barat sendiri telah merencanakan pembangunan sejumlah gedung utama pada tahun anggaran 2026 mendatang. Namun, kelancaran proyek ini sangat bergantung pada penyelesaian sengketa lahan dengan warga lokal.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, turut hadir meninjau lokasi bersama beberapa pimpinan OPD terkait. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung progres di lapangan sekaligus merespons keluhan masyarakat adat. (LP14/red)

Latest articles

Polresta Manokwari Amankan Dua Pelaku Pencurian Kios, Laptop dan Uang Tunai...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Reskrim Polresta Manokwari berhasil mengungkap kasus pencurian dan menangkap dua orang pelaku yang telah melakukan tindak pidana...

More like this

Pesparawi Nasional di Manokwari Diharapkan Dongkrak Ekonomi Mama-Mama Papua dan UMKM

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional yang akan digelar...

Kontraktor OAP Soroti Proyek Lambat, Biro Barjas Papua Barat Minta Bersabar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat...

Wagub Papua Barat Minta Warga Jaga Pesparawi dari Euforia Piala Dunia

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani meminta masyarakat menjaga pelaksanaan...