Polisi Kantongi Identitas Terduga Pembunuh Remaja di Pantai Manokwari

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polresta Manokwari, Papua Barat, mulai menemukan titik terang terkait kasus pembunuhan pelajar SMA berinisial FR (18) di kawasan Pantai Petrus Kafiar. Tim penyidik kini telah mengantongi sejumlah nama yang diduga kuat terlibat dalam aksi penyerangan maut tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga hanya satu orang. Polisi juga telah mengantongi beberapa nama yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut, tetapi identitasnya belum dapat dipublikasikan karena masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.

Baca juga:  Wabup Joko Lepas Yonif 642/Kapuas, Sambut Yonif 410/Alugoro di Teluk Bintuni

Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Agung Gumara Samosir mengatakan kepolisian bergerak cepat melakukan pendalaman setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Sejumlah bukti kunci telah dikumpulkan untuk memperkuat petunjuk mengenai keberadaan terduga pelaku yang kini tengah diburu.

“Pelaku menendang kursi tempat korban duduk. Saat korban laki-laki bertanya, ‘Kakak, saya salah apa?’, pelaku langsung memukul menggunakan balok kayu. Ketika korban perempuan berteriak meminta pertolongan, pelaku juga memukul dan menendangnya. Korban perempuan juga mengaku sempat mengalami pelecehan, namun hal itu masih kami dalami,” ujar Agung kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).

Baca juga:  Polresta Manokwari Berhasil Ungkap Prostitusi Online, 6 Tersangka Diamankan

Aksi itu terjadi saat korban sedang duduk menunggu waktu berbuka puasa bersama rekan wanitanya, SAP (15). Pelaku menyerang menggunakan balok kayu hingga mengakibatkan FR meninggal dunia akibat patah leher.

“Untuk penyebab kematian, berdasarkan hasil visum dari pihak rumah sakit kemungkinan besar leher korban patah. Rencana autopsi sebenarnya ada, namun keluarga korban tidak berkenan dilakukan autopsi karena menurut mereka penyebab kematian sudah jelas,” jelasnya.

Baca juga:  Suriyati: DPRK Akan Uji Kesesuaian Program dalam LKPJ Bupati 2025

Selain melakukan kekerasan, pelaku juga dilaporkan menggasak harta benda milik korban berupa ponsel dan dompet. Aparat kini fokus menyisir area sekitar Manokwari untuk mempersempit ruang gerak terduga pelaku.

“Pada prinsipnya pola pikir kriminal itu yang harus kita ubah. Jangan karena melihat kesempatan lalu muncul niat melakukan kejahatan. Mari kita jaga bersama ketertiban dan keamanan karena ketertiban itu juga tercipta dari kita semua sebagai masyarakat,” tutup Agung. (LP2/red)

Latest articles

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari untuk terus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikan Hermus...

More like this

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...

Festival Kopi Manokwari Diharapkan Dongkrak Perekonomian dan Promosi Produk Lokal

MANOKWARI, Linkpapua.id– Festival Kopi yang digelar Komunitas Kopi Manokwari mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten...

Festival PAUD Kreatif Manokwari Tanamkan Semangat Kemerdekaan dan Karakter Anak Sejak Dini

MANOKWARI, Linkpapua.id – Bunda PAUD Kabupaten Manokwari, Febelina Indou, pada Festival PAUD Kreatif yang...