Massa PKC PMII Maluku Geruduk Harlah ke-66 di Jakarta Tuntut SK Ketua Umum

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Massa Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Maluku menggeruduk lokasi perayaan hari lahir (harlah) ke-66 PMII di kawasan RRI Jakarta. Aksi damai ini menuntut penyelesaian surat keputusan (SK) kepengurusan yang dinilai bermasalah serta menagih janji integritas konstitusi organisasi.

“Atas dasar itu massa menuntut satu hal tegas: Ketua Umum PB PMII Muhammad Sofiullah Cokro mengembalikan marwah PKC PMII Maluku sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/RT) organisasi,” tegas Ketua Umum terpilih PKC Maluku Amar Leisubun di Jakarta, Sabtu (25/4/2025).

Baca juga:  Sidang Istri Aniaya Suami di Manokwari Terus Bergulir, PH Korban: Perbuatan Terdakwa Sudah Terbukti

Amar yang notabene Ketua Umum terpilih PKC Maluku hasil Konfercab VIII memimpin langsung massa aksi saat acara berlangsung. Sejumlah tokoh nasional termasuk Ketua Umum PKB sekaligus Mabinda PMII Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menghadiri agenda tersebut.

Aksi ini merupakan kelanjutan dari gerakan boikot yang telah berlangsung terhadap Pengurus Besar (PB) PMII. Massa menilai Ketua Umum PB PMII Muhammad Sofiullah Cokro mengabaikan prosedur dan konstitusi organisasi yang selama ini menjadi landasan kader.

Baca juga:  Kapolda Papua Barat: Generasi Muda Harus Berkarakter dan Berwawasan Kebangsaan

Sementara itu, Sofiullah justru dikabarkan melarikan diri melalui pintu belakang gedung saat massa tiba di lokasi. Tindakan ini menuai kecaman tajam karena mencerminkan gaya kepemimpinan yang takut menghadapi aspirasi kader sendiri.

Amar menduga sejumlah oknum pengurus PB PMII sengaja mendorong kepentingan politik kelompok luar ke internal organisasi. Elite daerah maupun elite nasional dituding terlibat dalam konfigurasi politik yang merusak nama baik PB PMII demi konflik kepentingan.

Baca juga:  Unipa Cetak 240 Lulusan Baru, Rektor: Siap Bangun SDM Papua

Massa kemudian melanjutkan aksi protes ke depan Sekretariat PB PMII di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Mereka melontarkan kritik mendalam mengenai kegagalan Sofiullah dalam menjaga independensi organisasi dari intervensi partai politik.

Menurut Amar, kepemimpinan Sofiullah kini terancam gugatan legitimasi dari berbagai kader daerah karena hingga saat ini belum mengantongi SK Kemenkumham. Massa mengancam akan mendorong pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa jika tuntutan mereka tidak segera mendapat respons nyata. (LP14/red)

Latest articles

Pemprov Papua Barat Kebut Sertifikasi 2,29 Juta Benih Kakao-Kalapa

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat mengebut sertifikasi 2.290.100 batang benih komoditas perkebunan kakao, pala, dan kelapa. Benih tersebut ditargetkan siap disalurkan kepada petani...

More like this

Menggunakan Bright Gas, Pertamina Pecahkan Keseruan Memasak 8.100 Porsi Ayam Kecap untuk Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Masih dalam rangkaian Hari Pelanggan Nasional, PT Pertamina Patra Niaga berbagi 8.100...

DPRK Manokwari Maraton Gelar RDP dengan Sejumlah OPD, Bahas Ranperda Pertanggung Jawaban 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – DPRK Maonokwari dijadwalkan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) secara maraton dengan...

Pemadaman Bergilir di Manokwari, Golkar Manokwari Dorong PLN Siapkan Masterplan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kabupaten Manokwari saat ini mengalami defisit pasokan listrik yang berdampak pada...