MANOKWARI, LinkPapua.id – Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Papua Barat membukukan transaksi sebesar Rp1,2 miliar. Nilai tersebut jauh melampaui target panitia yang dipatok sebesar Rp200 juta.
“Total transaksi saat pameran UMKM mencapai Rp1,2 miliar selama tujuh hari,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat Jafar Werfete saat ditemui di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (20/7/2026).
Pameran UMKM digelar di Plaza Universitas Papua (Unipa), Manokwari, selama tujuh hari pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV. Sektor kerajinan tangan dan kuliner khas Papua menjadi penyumbang terbesar terhadap nilai transaksi tersebut.

Jafar menilai capaian itu menunjukkan produk lokal Papua Barat memiliki daya saing yang tinggi. Menurutnya, promosi melalui ajang berskala nasional mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap produk UMKM.
“Target awal panitia hanya Rp200 juta, tetapi hasilnya jauh melampaui target. Ini membuktikan tingginya daya tarik kerajinan lokal dan kuliner khas Papua,” ujarnya.
Dia mengatakan pemerintah akan terus mendorong promosi produk lokal agar semakin dikenal masyarakat luas. Upaya tersebut dilakukan melalui pemanfaatan media sosial dan penyelenggaraan berbagai agenda pariwisata.
Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat akan mendukung pelaksanaan Festival Pulau Raimuti yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang. Festival tersebut digelar bekerja sama dengan Kodam dan menghadirkan kegiatan komunitas anak-anak pesisir untuk mempromosikan potensi wisata daerah.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat juga berencana menggelar pertemuan dengan komunitas seni di Manokwari. Pertemuan itu bertujuan menyusun agenda yang menjadi wadah promosi produk unggulan sekaligus memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata Papua Barat kepada masyarakat yang lebih luas. (LP14/red)









