Bupati Hermus Apresiasi Festival Manokwari Menari, Mahasiswa KKN UGM Dinilai Dukung Pembangunan Kampung

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengapresiasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang menggelar Festival Manokwari Menari di Kampung Abasi, Distrik Manokwari Timur, Senin (3/8/2026).

‎Menurut Hermus, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang pelestarian seni dan budaya Papua, tetapi juga mencerminkan kepedulian mahasiswa dalam mendukung pembangunan kampung melalui pengabdian kepada masyarakat.

‎”Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada dosen pembimbing serta seluruh mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada yang kembali memilih Kabupaten Manokwari sebagai lokasi pengabdian, melanjutkan program yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya,” kata Hermus saat membuka festival tersebut.

‎Ia mengatakan, kehadiran mahasiswa UGM di Manokwari menunjukkan komitmen perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional hingga ke wilayah timur Indonesia, khususnya di Tanah Papua.

‎Menurutnya, pengabdian mahasiswa menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

‎”Ini merupakan wujud nyata bahwa UGM hadir untuk berkarya dan mengabdi bagi seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Manokwari. Tanah Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

‎Hermus menilai program KKN tidak hanya memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa, tetapi juga mampu mendorong pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan kampung.

‎Ia berharap semangat gotong royong yang dibangun mahasiswa dapat terus tumbuh sehingga masyarakat semakin aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

‎”Mahasiswa telah menunjukkan bahwa pembangunan kampung harus dilakukan bersama masyarakat. Semangat seperti ini perlu terus dijaga agar masyarakat semakin berdaya dan terus membangun kampungnya,” ucap Hermus.

‎Lebih lanjut, Hermus menegaskan pembangunan Kabupaten Manokwari tidak hanya berfokus pada kawasan perkotaan, tetapi juga harus dimulai dari kampung dengan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari pendidikan, pelestarian budaya, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

‎Karena itu, Pemerintah Kabupaten Manokwari terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah melalui berbagai program pengabdian masyarakat.

‎Hermus berharap Festival Manokwari Menari dapat menjadi agenda yang terus dikembangkan sebagai media pelestarian budaya sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

‎”Saya berharap kegiatan ini tidak hanya melestarikan kebudayaan Papua, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Manokwari,” pungkasnya.(LP3/Red)

Latest articles

BGN: 137 Kepala SPPG Dicopot, Zero Tolerance untuk Pelanggaran

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Badan Gizi Nasional (BGN) mencopot 137 kepala dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia akibat berbagai pelanggaran. Pencopotan dilakukan...

More like this

Fraksi Golkar DPRK Manokwari :Wacana Kerja Sama dengan SPBU Tak Boleh Bertentangan dengan Aturan

MANOKWARI, Linkpapua.id- Wacana Pemkab Manokwari yang akan bekerjasama dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum...

Pemkab Manokwari Wacanakan Kerja Sama dengan SPBU untuk Tingkatkan PAD dari Pajak Kendaraan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pemerintah Kabupaten Manokwari mewacanakan kerja sama dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar...

Mugiyono: Dukung Pejabat Baru, Pekan Ini Eselon III dan IV Juga Dilantik

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pelantikan pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari diharapkan menjadi...