MANOKWARI, Linkpapua.id– Sekretaris DPD Partai Golkar Papua Barat, Ferry Auparay, menyoroti pentingnya kesiapan partai menghadapi Pemilu 2029–2030, terutama dalam merespons perubahan karakteristik pemilih.
Ferry menyebut, sebagian besar pemilih pada Pemilu mendatang diperkirakan berasal dari generasi Z. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut partai politik untuk menyesuaikan pola komunikasi dan kampanye agar lebih efektif menjangkau pemilih muda.
“Sekitar 75 sampai 80 persen pemilih nanti berasal dari generasi Z. Karena itu, pola kampanye juga harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman, terutama dalam pemanfaatan media sosial,” kata Ferry belum lama ini saat Musda DPD Partai Golkar Kaimana.
Anggota DPR Papua Barat itu menilai media sosial akan menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun komunikasi politik dengan generasi muda. Karena itu, kader dan struktur Partai Golkar perlu memahami karakter serta pola komunikasi yang berkembang di ruang digital.
Menurut Ferry, persiapan menghadapi Pemilu 2029–2030 tidak cukup hanya dilakukan menjelang tahapan pemilu. Partai perlu mulai membangun strategi sejak dini, termasuk memperkuat kapasitas kader dan kemampuan memanfaatkan platform digital.
“Ini yang harus kita siapkan dari sekarang. Jangan sampai kita baru bergerak ketika tahapan pemilu sudah dimulai,” ujarnya.
Ferry menegaskan, perkembangan teknologi dan perubahan komposisi pemilih harus menjadi perhatian serius bagi Partai Golkar, termasuk di Papua Barat. Strategi politik ke depan harus mampu menggabungkan kerja-kerja politik di lapangan dengan komunikasi melalui media sosial.(LP3/Red)
















