MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyiapkan dukungan anggaran Rp600 juta untuk pelaksanaan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) KONI Papua Barat. Anggaran tersebut sedang diproses melalui pergeseran anggaran untuk mendukung pelaksanaan Musprovlub pada akhir Agustus 2026.
“Dukungan dari pemerintah daerah senilai Rp600 juta dalam pergeseran anggaran sudah bisa diproses dalam minggu ini. Mudah-mudahan jika persyaratan administratif sudah dipenuhi, anggarannya sudah bisa keluar pekan depan,” ujar Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani dalam acara silaturahmi persiapan Musprovlub KONI Papua Barat di Swiss-Belhotel Manokwari, Selasa (19/8/2026).
Pelaksanaan Musprovlub sebelumnya sempat tertunda karena persoalan anggaran. Lakotani pun meminta panitia mempercepat tahapan persiapan agar agenda tersebut dapat berjalan sesuai rencana.
“Dari berbagai diskusi, kita telah berkumpul empat kali dan terus didorong agar Musprovlub KONI bisa terlaksana sehingga pembentukan kepengurusan KONI yang definitif dapat terbentuk,” katanya.
Lakotani menilai kepengurusan karateker dalam organisasi tidak seharusnya berlangsung terlalu lama. Menurutnya, Musprovlub diperlukan untuk segera membentuk kepengurusan KONI Papua Barat yang definitif.
“Dalam organisasi yang sehat, karateker itu masanya sekali. Jika belum, maka diperpanjang dua kali, tetapi kalau sampai tiga kali sudah tidak elok secara organisasi. Artinya, jangan sampai kita berharap perpanjangan masa berikutnya, tetapi kita harapkan kepengurusan KONI yang definitif,” jelasnya.
Dia berharap kepengurusan KONI Papua Barat yang definitif nantinya mendapat dukungan dari seluruh cabang olahraga. Kepengurusan tersebut diharapkan mampu mengoordinasikan cabang olahraga dalam menghadapi berbagai event di tingkat daerah maupun nasional.
“Pengurus definitif yang didukung penuh oleh semua cabang olahraga bisa menjadi komandan memimpin cabang olahraga dalam berkontribusi di berbagai event yang akan diikuti, baik di tingkat daerah maupun nasional,” pungkasnya. (LP14/red)
















