Nilai Ekspor Papua Barat Agustus 2026 Melonjak Jadi US$297,51 Juta, Didominasi Bahan Bakar Mineral

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Nilai ekspor Papua Barat pada Agustus 2026 melonjak menjadi US$297,51 juta. Komoditas bahan bakar mineral (HS27) mendominasi ekspor dengan nilai US$295,43 juta atau 99,30 persen dari total ekspor.

“Ekspor Agustus 2026 sebesar US$297,51 juta, naik 36,29 persen dibandingkan Juli 2026,” tulis Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat dalam berita resmi statistik yang dikutip, Minggu (4/10/2026).

Nilai ekspor Papua Barat meningkat dari US$218,29 juta pada Juli 2026 menjadi US$297,51 juta pada Agustus 2026. BPS mencatat kenaikan tersebut sebesar 32,40 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca juga:  Jembatan Kali Warayaru Wondama Putus Akibat Banjir, BPBD PB Percepat Akses Darurat

Bahan bakar mineral (HS27) menjadi golongan barang dengan nilai ekspor terbesar pada Agustus 2026. Komoditas tersebut menyumbang US$295,43 juta atau 99,30 persen dari total ekspor Papua Barat.

Tiongkok menjadi negara/wilayah/entitas tertentu tujuan ekspor Papua Barat terbesar pada Agustus 2026. Nilai ekspor ke Tiongkok mencapai US$198,69 juta dengan kontribusi sebesar 66,78 persen.

Baca juga:  DTSEN Belum Mutakhir, BPS Papua Barat Ungkap Potensi Salah Sasaran Program

Ekspor Papua Barat pada Agustus 2026 dikirim melalui 3 (tiga) pelabuhan laut dan 1 (satu) pelabuhan udara. BPS mencatat jalur tersebut dalam perkembangan ekspor Papua Barat pada periode yang sama.

Di sisi impor, Papua Barat mencatat nilai sebesar US$6,63 juta pada Agustus 2026. Angka tersebut naik 100,00 persen dibandingkan Juli 2026.

Bahan bakar mineral (HS27) juga menjadi golongan barang dengan nilai impor terbesar. Nilainya mencapai US$6,63 juta atau 100,00 persen dari total impor Papua Barat.

Baca juga:  Inflasi Papua Barat Februari 2026 Tembus 5,83%, Perumahan Naik 20%

Australia menjadi satu-satunya negara/wilayah/entitas tertentu asal impor Papua Barat pada Agustus 2026. Nilai impornya tercatat US$6,63 juta atau 100,00 persen dari total impor.

Neraca perdagangan Papua Barat pada Agustus 2026 mengalami surplus sebesar US$290,99 juta. Jika dilihat dari volume, neraca perdagangan Papua Barat juga mengalami surplus sebesar 483,86 ribu ton. (*/red)

Latest articles

PSSI Papua Barat Mulai Tahapan Pemilihan Ketua, Pendaftaran Dibuka 5-9 Oktober

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Papua Barat mulai menjalankan tahapan pemilihan ketua dan pengurus periode 2026-2030. Pendaftaran...

More like this

PSSI Papua Barat Mulai Tahapan Pemilihan Ketua, Pendaftaran Dibuka 5-9 Oktober

MANOKWARI, LinkPapua.id – Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Papua Barat...

BGN Ungkap Perputaran Anggaran MBG di Papua Barat Capai Rp36 Miliar per Bulan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap perputaran anggaran program Makan Bergizi Gratis...

Monev MUI Pusat, MUI Papua Barat Optimistis Tingkatkan Peringkat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat bersiap mengikuti monitoring dan evaluasi...