MANOKWARI, LinkPapua.id – Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Papua Barat mulai menjalankan tahapan pemilihan ketua dan pengurus periode 2026-2030. Pendaftaran calon ketua PSSI Papua Barat dibuka pada 5-9 Oktober 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju kongres.
“Kami sudah tetapkan berdasarkan statuta PSSI 2025,” kata Ketua Komite Pemilihan (KP) Isak Samuel Kijne Mansawan dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).
Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan (KBP) ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor 569/SKEP/PSSI-PB/IX/2026. SK tersebut telah diterima Komite Pemilihan sejak 7 September 2026 sebelum tahapan pemilihan ditetapkan.
Isak mengatakan tahapan pemilihan akan berlangsung selama satu bulan sebelum memasuki Kongres PSSI Papua Barat. Pihaknya terlebih dahulu mempelajari SK Komite Pemilihan sebelum menyusun tahapan pemilihan.
“Tahapan ini akan memakan waktu selama satu bulan, untuk memasuki kongres PSSI Papua Barat,” ujarnya.
Pemilik hak suara dalam kongres terdiri dari 7 asosiasi PSSI di kabupaten dan 24 klub sepak bola di Papua Barat. Klub yang memiliki hak suara merupakan klub yang terdaftar di Liga III dan Liga IV serta berlaga di Papua Barat.
“Para calon yang berhak mendapatkan rekomendasi yaitu rekomendasi yang ditandatangani oleh ketua atau sekretaris yang memiliki hak suara, baik askab (asosiasi kabupaten) maupun klub sepak bola yang aktif kepengurusan,” bebernya.
Isak meminta para voter atau pemilik hak suara tidak memberikan rekomendasi ganda kepada calon ketua. Permintaan itu disampaikan untuk menjaga profesionalitas PSSI ke depan.
Bakal calon yang hendak mendaftar dapat mengambil formulir melalui tautan ini yang telah disiapkan Komite Pemilihan. Formulir tersebut menjadi dokumen yang digunakan calon untuk mengikuti proses pendaftaran. (*/red)











