Kunker ke Bintuni, DPR Papua Barat Soroti Fasilitas dan SDM RSUD

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com– Komisi V DPR Papua Barat (PB) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Teluk Bintuni. Kunjungan selama 5 hari itu, dimanfaatkan untuk meninjau sejumlah fasilitas daerah.

Wakil Ketua DPR PB H Saleh Siknun, mengatakan, ada beberapa catatan penting selama kunker di Bintuni. Salah satunya di sektor pelayanan kesehatan rumah sakit.

Ia menuturkan, di sektor ini ada sejumlah peluang yang dapat dimanfaatkan RSUD Teluk Bintuni yang berkaitan dengan keberadaan sejumlah perusahaan asing di wilayah itu. Akan tetapi peluang hanya bisa ditangkap dengan dukungan fasiltas dan ketersediaan SDM yang memadai.

Baca juga:  Kadiskes Papua Barat Harap IDI jadi Penggerak Tranformasi Kesehatan 

“Itu kenapa kami melihat Rumah Sakit Bintuni ini harus mendapat perhatian. Karena Bintuni ini dikelilingi oleh perusahaan-perusahaan asing. Sehingga ruang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan menangkap peluang yang ada. Fasiltas dan SDM harus bisa dibenahi,” ungkapnya.

Siknun berharap ke depannya, perusahaan-perusahaan tersebut dengan jumlah ribuan karyawan dapat melakukan medical check-up maupun pelayanan lainnya di rumah sakit tersebut. Tetapi kata Saleh, fasilitas dilengkapi lebih dulu agar bisa meng-cover semua kebutuhan pelayanan.

Baca juga:  Erick Thohir : Pusat-daerah harus bekerja sama lawan COVID-19

“Dan masyarakat juga tidak perlu lagi pergi ke Papua Barat untuk berobat tapi bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di Rumah Sakit Bintuni,” harapnya.

Disinggung soal ketersediaan SDM, Siknun juga mendorong adanya penambahan tenaga. Menurutnya, ini juga jadi poin penting.

Baca juga:  Alokasi Anggaran, DPR Minta Dinkes-RSUD Papua Barat Dapat Perhatian Khusus

“Memang dengan penambahan fasilitas pelayanan kesehatan maka berarti SDM-nya juga harus ditingkatkan jumlahnya. Karena memang mereka punya jumlah dokter cukup banyak juga. Ada dokter mata, ada dokter penyakit dalam dan lainnya. Tapi kalau dengan kita sudah menyiapkan fasilitas kesehatan maka pasti mereka akan menyiapkan tenaga medis baik itu dokter maupun perawat,” pungkasnya. (LP1/red) 

Latest articles

FASI III Papua Barat Digelar 13–14 November, 5 Kafilah Siap Berkompetisi

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) III tingkat Provinsi Papua Barat akan digelar pada 13–14 November 2026. Sebanyak 5 kafilah dari kabupaten...

More like this

FASI III Papua Barat Digelar 13–14 November, 5 Kafilah Siap Berkompetisi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) III tingkat Provinsi Papua Barat akan...

‎BPJS Keliling Hadir di Prafi, Geonoveva Terbantu Urus Kepesertaan JKN Usai Suami Meninggal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Layanan BPJS Keliling di Puskesmas Mowbja, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua...

Pengurus PORDI Papua Barat Bertabur Anggota Dewan, Haryono May Siapkan Event Nasional

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat...