Dominggus Buiney Ingatkan Pemuda KNPI: Disiplin-Moral Kunci Pemimpin Masa Depan

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Senior KNPI Papua Barat sekaligus mantan Ketua KNPI Manokwari, Dominggus Buiney, mengingatkan generasi muda agar mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Dia menekankan pentingnya disiplin, pendidikan, moral, serta menjaga adat dan budaya.

“Pengalaman organisasi dan pendidikan itu mengajarkan kita bahwa menjadi pemimpin harus melalui proses. Tidak bisa hanya mengandalkan keinginan, tetapi harus mempersiapkan diri dengan baik,” ujarnya saat kegiatan syukuran dan talkshow kepemudaan yang diselenggarakan DPD KNPI Papua Barat di Aston Niu Hotel, Manokwari, Sabtu (31/10/2026).

Pengalaman Organisasi Bentuk Karakter Pemimpin

Dominggus membagikan pengalaman perjalanan kepemimpinannya di organisasi kepemudaan hingga politik. Dia mengaku pernah menjabat sebagai ketua organisasi pemuda selama dua periode sebelum melanjutkan pengabdian melalui keanggotaan legislatif daerah.

Menurutnya, perjalanan tersebut tidak terlepas dari dukungan masyarakat, pengalaman berorganisasi, serta proses pembinaan yang dijalani sejak muda. Berbagai pengalaman itu menjadi bekal dalam membangun karakter dan memahami tanggung jawab sebagai pemimpin.

Baca juga:  DPRK Teluk Bintuni Umumkan Penetapan Yohanis-Joko sebagai Bupati-Wabup Terpilih

Dia juga mengenang pola pendidikan dan pembinaan kepemimpinan yang ketat pada masa Orde Baru. Proses tersebut mencakup seleksi, pelatihan kepemudaan, pendidikan di Jakarta, hingga pembinaan di tingkat nasional.

Dominggus menilai proses pendidikan dan pembinaan tersebut membentuk karakter, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab dalam kepemimpinan. Pengalaman itu menjadi pelajaran bahwa seseorang harus melalui tahapan persiapan sebelum dipercaya memimpin.

Pendidikan, Moral, dan Budaya Jadi Perhatian

Selain pengalaman organisasi, dia mengingatkan pemuda agar mengutamakan pendidikan. Kemampuan dasar membaca, menulis, dan memahami persoalan perlu terus ditingkatkan.

Menurut Dominggus, kedisiplinan juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pemuda perlu menghargai waktu, mematuhi aturan, serta membangun kebiasaan yang mendukung proses pengembangan diri.

Dia turut mengingatkan pentingnya menjaga perilaku dan moral dalam pergaulan. Generasi muda diminta tidak terjebak dalam gaya hidup instan, melainkan membiasakan diri berpikir positif dan membedakan tindakan yang bermanfaat dengan yang merugikan.

Baca juga:  HUT RI Ke-81, KNPI Papua Barat Dorong Pemuda Tetap Optimistis dan Aktif dalam Pembangunan

Dominggus juga menyinggung cara pemuda menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi. Dia meminta setiap aksi dilakukan dengan pemahaman yang cukup terhadap persoalan dan materi tuntutan yang jelas.

“Kalau ingin menyampaikan aspirasi, harus dipersiapkan dengan baik. Pemuda harus memahami apa yang diperjuangkan, memiliki materi yang jelas, dan mampu menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab,” kata mantan Wakil Bupati Manokwari ini.

Selain pendidikan dan moral, Dominggus meminta generasi muda menjaga adat istiadat serta budaya Papua. Dia mencontohkan parade budaya pemuda yang menampilkan tifa dan berbagai pertunjukan tradisional sebagai salah satu bentuk pelestarian identitas daerah.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Adat dan tradisi perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Adat dan budaya harus tetap dijaga. Jangan sampai generasi muda kehilangan identitasnya karena tidak lagi mengenal tradisi yang diwariskan orang tua,” tegasnya.

 

Baca juga:  KNPI Papua Barat Serukan Persatuan Pemuda, Siapkan Generasi Emas 2045

Pemuda Diminta Siap Hadapi Tantangan Pembangunan

 

Dominggus juga menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sosial. Hal itu terutama bagi pemuda yang sedang menempuh pendidikan atau membangun karier di Manokwari.

Dia mengingatkan pemuda agar menghargai kondisi keluarga dan sumber daya yang dimiliki. Kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan dinilai menjadi bagian dari proses pendewasaan dan pembentukan karakter.

Menurut Dominggus, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan jabatan atau kedudukan. Seorang pemimpin harus mampu memahami masyarakat, menghormati orang lain, dan bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Dia berharap pengalaman yang dibagikannya dapat menjadi pembelajaran bagi kader KNPI dalam meningkatkan kualitas diri. Pemuda diharapkan membangun karakter, memperkuat kedisiplinan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan pembangunan.

Dominggus menegaskan generasi muda perlu tumbuh menjadi pribadi yang berpendidikan, berintegritas, dan tetap menjaga budaya serta persatuan. Dengan bekal tersebut, pemuda diharapkan mampu mengambil peran dalam kepemimpinan di tingkat daerah maupun nasional. (LP14/red)

Latest articles

KNPI Papua Barat Serukan Persatuan Pemuda, Siapkan Generasi Emas 2045

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – DPD KNPI Papua Barat menyerukan persatuan organisasi kepemudaan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi Indonesia Emas 2045. Pemuda juga didorong meningkatkan kualitas...

More like this

KNPI Papua Barat Serukan Persatuan Pemuda, Siapkan Generasi Emas 2045

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPD KNPI Papua Barat menyerukan persatuan organisasi kepemudaan untuk mempersiapkan generasi...

Marga Ateta Kerap Palang Mobil Genting Oil Kasuri Protes Kompensasi Jalan Adat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Marga Ateta mengaku kerap memalang kendaraan perusahaan migas Genting Oil Kasuri...

Fraksi Otsus Usul Pekerja Migas Wajib Ber-KTP Papua Barat, Masa Transit 6 Bulan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPR Papua Barat mengusulkan pengaturan administrasi kependudukan...