MANOKWARI, Linkpapua.id – Pemerintah Kabupaten Manokwari mulai memperkuat sarana penunjang pelayanan kesehatan melalui pembangunan gedung kantor Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit (RS) Pratama Warmare. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dihadiri Bupati Manokwari, Hermus Indou pada Sabtu (31/10/026).
Direktur RS Pratama Warmare, dr. Beatrik Yunike Yulanda Sroyer, dalam laporannya mengatakan, rumah sakit tidak hanya membutuhkan tenaga kesehatan, obat-obatan, dan peralatan medis, tetapi juga sarana perkantoran yang memadai untuk mendukung administrasi serta peningkatan mutu pelayanan.
Menurutnya, pembangunan gedung kantor ini menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola rumah sakit, sekaligus menyediakan fasilitas penunjang bagi perencanaan dan meningkatkan efektivitas jajaran manajemen.
“Rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan masyarakat tidak hanya membutuhkan tenaga kesehatan, obat-obatan dan alat kesehatan, tetapi juga sarana perkantoran untuk menunjang administrasi dan peningkatan mutu pelayanan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan gedung kantor tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sarana pendukung pelayanan kesehatan dengan alokasi anggaran melalui APBD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp2,9 miliar.
Sementara itu, Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam sambutannya mengatakan, pembangunan gedung kantor RS Pratama Warmare merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk di tengah berbagai keterbatasan.
Ia menegaskan, pemerintah ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas. Sebab, kesehatan merupakan hak dasar masyarakat sekaligus fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia.
“Pelayanan harus diberikan yang terbaik kepada masyarakat. Bagaimana kita melayani masyarakat merupakan gambaran jati diri pemerintah daerah dan masyarakat Manokwari. Masyarakat harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan,” tegasnya.
Menurut Hermus, keberadaan gedung kantor tersebut juga penting untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan dan memperkuat koordinasi dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya fasilitas perkantoran yang memadai, berbagai kebutuhan administrasi dan pelayanan kemasyarakatan diharapkan dapat ditangani lebih cepat di wilayah Warmare.
Ia juga memastikan pemerintah daerah akan terus mempersiapkan kebutuhan penunjang rumah sakit, mulai dari peralatan kesehatan hingga sumber daya manusia tenaga medis dan tenaga kesehatan.
Bahkan, persiapan fasilitas kesehatan di Warmare menjadi bagian dari langkah antisipasi pemerintah apabila nantinya terjadi pemekaran wilayah dan Kabupaten Manokwari mengalami perubahan cakupan administratif.
“Ketika suatu saat wilayah ini sudah terlepas dari Kabupaten Manokwari, fasilitas pelayanan kesehatan sudah harus siap. Karena itu, kita harus mempersiapkannya sejak sekarang,” ujarnya.
Hermus menambahkan, kesehatan merupakan bagian penting dari kesejahteraan masyarakat. Pelayanan kesehatan yang baik tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan fasilitas medis, tetapi juga bagaimana masyarakat merasa nyaman dan mendapatkan pelayanan yang manusiawi.
Ia turut mengingatkan pentingnya fungsi administrasi dalam mendukung pelayanan publik. Menurutnya, pelayanan medis maupun pelayanan pendidikan memiliki nilai yang sangat tinggi karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dan kehidupan manusia.
“Administrasi itu penting. Kondisi dan tata kelola perkantoran juga dapat memengaruhi kualitas pelayanan. Karena itu, fasilitas pendukung harus disiapkan dengan baik agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” pungkasnya.(LP3/Red)












