Bawaslu Papua Barat Petakan Daerah Rawan Jelang Pemilu 2024

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Papua Barat, Elias Idie, memetakan beberapa kabupaten atau daerah rawan yang memerlukan perhatian khusus dari aparat keamanan menjelang Pemilu 2024.

Elias mengungkapkan kabupaten-kabupaten, seperti Teluk Bintuni, Fakfak, dan Pegunungan Arfak (Pegaf) memerlukan pengamanan ekstra guna memastikan kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi tahun depan.

Menurutnya, tindakan itu bukan hanya untuk menjamin keamanan, tetapi juga memberikan kepastian kepada penduduk setempat agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman.

Baca juga:  Golkar Jawara di Teluk Bintuni, Anisto: Kebanggaan dan Juga Amanah

“Salah satunya di Distrik Kramomongga (di Fakfak) karena ada kejadian beberapa waktu lalu masyarakat di dua kampung mengungsi. Kita lihat sampai Desember, kalau sampai Desember masih belum ada perubahan, maka kita akan berusaha agar masyarakat tetap bisa menggunakan hak pilihnya,” ujar Elias usai mengikuti apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata Mansinam 2023—2024 di Mapolda Papua Barat, Selasa (17/10/2023).

Khusus untuk Pegaf, Elias mengungkapkan kekhawatirannya terkait eskalasi yang mungkin terjadi dalam penetapan Daftar Calon Tetap (DCT). Beberapa kepala kampung di daerah ini diketahui mencalonkan diri tanpa mengurus pengunduran diri mereka dari jabatan kepala kampung terlebih dahulu.

Baca juga:  Soal Tambang Emas Ilegal di Manokwari, Pemprov-Pemkab Harus Duduk Bersama

Dalam menyusun indeks kerawanan Pemilu 2024, Bawaslu Papua Barat menekankan beberapa sub isu, termasuk daftar pemilih, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), dan isu SARA (suku, agama, ras, dan antar-golongan).

Papua Barat, menurut Idie, dianggap memiliki risiko tinggi terkait isu SARA. Sejarah kejadian terkait isu ini di wilayah ini menjadi dasar perhatian serius Bawaslu. Meskipun isu-isu SARA tidak selalu terkait langsung dengan pemilihan, tetapi tetap dianggap sebagai potensi risiko yang harus diwaspadai.

Baca juga:  KNPI Teluk Bintuni Deklarasi Pemilu Damai 2024

Elias pun mengajak semua elemen masyarakat berpartisipasi dalam menjaga kondusivitas selama tahapan pemilu. Bawaslu berharap dengan kerja sama semua pihak, Pemilu 2024 di Papua Barat dapat berjalan dengan sukses dan damai. (LP3/Red)

Latest articles

MUI: Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval agustusan, hukumnya haram dalam syariat Islam. MUI...

More like this

Kodam XVIII/Kasuari Siap Dukung Festival Raimuti Jadi Agenda Tahunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kodam XVIII/Kasuari siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melanjutkan Festival Raimuti...

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...